Halaman

Jumat, Desember 30, 2011

Malam

Crita malam pemuda yang terjaga

Dalam angan ia berada

Dunianya dalam sengketa


Ia resah memikirkan malam

Jantungnya terbuai desiran awam

Kusam saat lelah yang melebam


Ia rasakan hawa

Namun dia hanyut entah kemana

Musnah? Tentu tidak semata


Ia pikirkan jalan

Arahnya gontai di terpa kelam

Hunuskan galau buntu yang terekam


Masih terniang baginya teman

Bersama arungi hobi

Namun sekarang mereka jauhkan diri


Apa?

Bunuh diri !

Anda konyol sekali


Biarlah semua itu hanyut

Bersama kelamnya malam yang berkabut

Musnahkan semua warna takut


Karena masih ada pagi

Yang bersinar sepanjang hari

Dinginkan masalah diri


Juga disana akan diawali embun

Saljukan hati yang tak terkunkun

Padamkan api yang mengembun


Da matahari akan terangi harinya

Jauhkan dia dalam kelam hatinya

Abaikan kabut yang menjadi aralnya


Batam, 30 des 2011


Published with Blogger-droid v2.0.2

Rabu, Desember 28, 2011

BP 1592 DO

Slamt dr srempetn mobil avanza hitam hr ni jdkn rasa syukur pd Allah. Saat itu d skitrku d kllngi oleh kendaraan yg memungkinkn mrk utk melindasku spt cookie meratakn tepungx, inilah hikmah membaca doa sblm berkendaraan :-)


Published with Blogger-droid v2.0.2

Senin, Desember 26, 2011

Samsung GalaxYoung

Akhirnya bisa merasakan OS Android GingerBread 2.3.4 yang kini udah diupgrade jadi 2.3.6 dan Ternyata bukan sekedar Media komunikasi semata.

Lebih senang mengatakan sebagai Digital Cool Gadget ato DCG hha...
Pertama kali beli sebenarnya masih buta sama sekali tentang Android, waktu membelinya pun bukan karena pengen ngetrend seperti teman - temanku yang selalu ber BB ria o_O

Hanya karena adanya perasaan bosan saat liburan kemarin lalu jalan - jalan melintasi Lucky Plaza seraya berjalan - jalan. Dan ketika pengen singgah malah males lihat barang dagangan elektronik. Namun sapa sangka dengan sapaan "Mau Cari Apa, bang?" malah membuat aku singgah dan bertanya tentang GalaxYoung. Eh ternyata ada.

Walau kecewanya saat itu masih dalam box dan tidak boleh dibuka unless jika membelinya, lihat - lihat sekeliling kotak doank jadinya. "Ni Garansinya 1th bang" kata si koko menjelaskan sedikit kenapa masih dalam box dan tidak boleh dibuka.

Dalam hati "Hmm... sepertnya tertarik nih" berapa harganya? Rp 1,2jt Bang
Gak bisa kurang? Gk bang, udah harga nasional. Barang Bergaransi soalnya
Putar - putar cerita tak mau juga sipenjual mengurangi harganya. Akh gila makin ingin memilikinya

Akhirnya...
Bungkus 1 ya... Penjual heran, tapi malah nanya Mau warna apa bang?
"Hitam" lalu pergi :D
ke ATM

Yayaya... lumayan juga sih, dengan bonus Unlimited Internet selama 3 bulan via iM3
Jadi gak perlu daftar berlanggan internet dlu waktu nyoba internetnya ^^,
Memang gak tau banyak, tapi minimal nanya ini itu sedikit sebelum membayar
oh ya... sepertinya perlu beli Asesoris seperti Screen Protector anti Minyak, dan karena casing belakagnnya
berwarna silver maka si pernjual sempat kasih saran untuk membeli warna putih. "Akh... ogah"
Trus nanya gini: Gak ada asesoris belakangnya gitu?? "Ni barang baru ada gak yaa...?"
Oh... ada bang trus nanya mau warna apa? Bawa aj moi... :)
Ntar saya pilih :D

Maka si Amoy bawa 3 warna, Hitam, Putih dan Merah
Biar sama ala Nikon, pilih warna Merah akh... :P
hhe... sekarang makin mantap karena udah buka bungkus
Liatin dalamennnya dibuka lagi eh... nampak deh hologram aslinya
hohoho...
Malah nyobain internet, bolehlah... (dari pada GPRS seeh :P)

akhirnya si gaYung (GalaxYoung) kubawa pulang :)
Mau berselancar dulu mempelajari si Andro, bersambung...

Minggu, Desember 25, 2011

Simponi

Laju indah mendayu
Dalam angan sebuah indah nan kemayu
Anugerah yang selalu menjadi kemilau

Lama tak kurasa
Hangat indah raga
Tatap reda nan hilangkan kuasa

Damai disekujur hadir
Ada tawa canda yang terbagi
Hilangkan kusam hari yang terasa

Aura manis aura yang memahami
Angkasa indah yang terjalin
Abstrak cinta yang tercipta ini

Selasa, Desember 13, 2011

Nilai 100 Ujian

Hanya ada perasaan haru seraya tak percaya yang terjadi siang ini.
Saat kuhitung berapa jumlah salah dan benar mata ujian yang kuajarkan kepada mereka
Tak tanggung - tanggung perasaan itu meluap - luap dan seakan ini adalah mimpi
Dalam hati "WHAT", "MIMPI KALI YA", "GILA AJA"
hmm... tapi itulah yang terjadi setelah 4th aku buat soal KKPI untuk SMK mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 3, namun tak pernah kutemui nilai 100 alias KUMLOUT
wow...

Mungkinkah ini hanya kebetulan saja?
Atau mungkinkah ini merupakan Pure hasil kerja kerasnya dalam belajar
wew..
Anisa Ella Martadhilla anda telah membuat saya kaget hari ini, sungguh
Semoga ilmu yang pernah saya beri dapat bermanfaat bagi kamu, bukan hanya dalam nilai tapi juga dalam keseharian.

Amien... :)

Rabu, November 30, 2011

Konfiksi Kehidupan

Konfiksi saat semua terjadi
Aral dan kisah bukanlah semata gelisah
Hunian yang tertuang dalam salju dan gerah kehidupan

Ada aral yang melintang
Saat kabut mulai mencuat
Rabun mata hati mulai hilangkan kepastian

Membuat konfiksi mendayun ayun dalam galau
Musnahkah harapan?
Hanya konfiksimu yang bisa menerawang

Batam, 30/11/11

Sabtu, November 26, 2011

Renungan cinta

Sesaat dalam kesendirian terpana akan sebuah rasa yang terasa dalam kalbu. Ada ketakutan dalam diri, ada kebencian pada sendiri yang merasakannya. Cinta bukanlah sekedar pemuas nafsu yang mengandung kata suka, irama itu sering sekali terurai detail pada saat melihat seseorang yang dalam matamu indah dan mengagumkan.

Setelah kuterka dan mengilhami cinta, aku bukanlah seseorang yang gampang mengatakannya. Hanya saja tak kuasa menahan rindu pada sosok yang akan memberikanku ketenangan. Dengan kehadirannya ia akan menatapku dengan penuh harap akan bersua selalu, dengan perkataannya ia membiusku bahwa ia mampu mengenaliku dan dengan berada didekatnya debur kegalauan yang selalu memuncak ia tenangkan dengan segala yang ada pada dirinya.

Kukira aku telah jatuh cinta, saat ia hanya cantik belaka. Ternyata aku salah, ada cantik yang lainnya yang kuharapkan padanya. Dan aku pernah bersua dengan orang itu, walau aku tak mengucapkan i love u, tapi dengan ketulusannya ia bisa memberikanku cinta dengan tulus. Walau ia tak pernah mengatakan kiss me, tapi ia selalu akan menatapku dengan dalam. Dan ia adalah wanita sholeha, istiqomah menutup auratnya dan sholat ketika ia tidak berhalangan.

Walau awalnya aku tak begitu mengenalnya, namun ia yang mengenalkan diri, dengan Kesabaran dan keteguhan yang ia miliki. sempat juga seorang temannya berkata she's like u, disanalah kumulai mencoba memahami kata itu.

Disuruh mimpi

Sepakat juga dengan pemikirannya, karena impianlah yang selalu menjadi enzim pelaksana semangat. Tak ayal ketika impian itu sedikit menjadi sebuah kenyataan kadang malah larut dalam kesenangan yang kelabu belaka.

Sedikit moativasi hari ini, memanage diri menjadi lebih baik dan mengontrolnya menjadi hal yang super adalah pekerjaan yang menyenangkan. Karena sesuatu yang menyenangkan ketika dilaksanakan akan terasa nikmatnya ketimbang negative thinking yang selalu merasuki pikiran. Lalu berkabung dengan cekcok kehidupan yang kadang hilangkan motivasi dan semangat hari.

Be confident Be Someone Valuable thats the man of future.

Sabtu, November 19, 2011

Aku bukan Boneka

Meski aku tak tau apa-apa
Namun aku bukan boneka
Yang dengan sekedar saja kau sapa

Aku bukanlah boneka
Ketika sadar kau tiba
Saat duka kau tertawa

Aku bukanlah boneka
Yang kian hari kian kusam karena mereka
Selalu diam ketika dimanja dan dicerca

Itulah mengapa aku berbeda

Keputusan sidang

Aku bukanlah hakim yang selalu imbang
Tak kumiliki kesetaraan yang selalu mereka timbang

Aku juga bukan seorang yang bijak
Setiap jejak kadang lupa kuajak

Aku lebih suka dikatakan pengembara
Dengan kobaran semangat membara

Kulihat segalanya dari semua arah
Kurasakan mereka meski hanya keluh kesah

Walau aku muak dengan keluh kesah
Ia selalu saja menghampiriku dan jadikan aku resah

Aku benci merasa lemah
Tak kuasa menahan segala panah

Namun aku bukanlah batu
Yang hanya diam menahan debaran ombak mendayu

Aku adalah aku
Yang akan selalu memperbaharui aku

Karena ku tak mau, esok inspirasiku pergi
Semangatku hilang begitu aku mati

Salju hati kehangatan

Indahnya tatapan selipkan warna yang dalam
Pilu hati yang kian terkekang disetiap anyaman

Ada silih yang berkata
Ada makna disetiap cerita

Salju pun hilangkan beku
Agar mereka tau begitu lugunya kau berkata

Janganlah kau katakan tidak mungkin saat jawaban belum diberikan
Ia adalah tanda dari segala awal yang ada

Jangan pastikan yang belum terjadi
Pemikiranmu itu merupakan kepalsuan yang sering kau alami

Karena penyesalan
Tiba diujung cerita yang kau rasakan

Kusam tertutupi racun

Bukan hanya hari yang indah
Namun ini adalah hari yang cukup kunikmati sedari tadi
Bercengkrama dengan ramahnya alam
Bermadu mesra dengan sekitarku

Bukanlah cinta yang tertanam
Bukan duka yang tertuang
Bukan juga nestapa kecemburuan
Bukan dan bukan

Hanya ikhlasku akan nikmat Tuhanku hari ini
Kusamku dihilangkan-Nya
Candaku dibumbui-Nya
Dan Tujuanku diamini-Nya

Indah akan hari
Tanpa sadar akupun terbaring
Dalam semua khayal yang kudamba
Menjadikan itu sebagai realita di hari ini

Mungkin mereka
Dia dan kamu
Takkan tahu
Apa yang kurasa :P

Rabu, Oktober 05, 2011

Buah yang terasa manis

Azan berkumandang disaat senja yang kelam, aku masih dalam penat kemarin yang belum juga begitu hilang rasanya. Andai hari kemarin adalah sebuah ujian, mungkin saja aq sudah dikatakan gagal. Namun koq rasanya begiru beda saat merasakan penat ini ya?

Sepertinya ada kekuatan dalam diri, ada energi yang dipancarkan oleh semua orang. Jadikan segala sesuatunya menjadi indah dan menyenangkan. Orang yang kusangka musuh, malah menjadi baik dan bicara dengan sopan. Dan berbagai hal menyenangkan lainnya.

Mungkin ini adalah hadiah, atau entah apalah namnya, namun kuasa Allah atas hari ini, aku berterimakasih pada-Mu ya Allah الحمد

Senin, September 26, 2011

Its Not a First Time

Sudah lama rasaya tak keluar menikmati malam dengan sedikit tergesa-gesa mengejar waktu yang menanti. Sapaan via klakson pada security, menyambut wewangian pafrum para gadis dan segala pernak pernik suka duka yang ditawarkan menuju kelas tak lupa juga kurasakan malam ini.

Malam ini menjadi asyik, mungkin karena ada sesuatu yang bisa di kerjakan, dari pada bigung seribu bahasa dan mati dalam kebossanan, lebih baik mengerjakan sesuatu untuk hilangkan itu semua

Rabu, September 21, 2011

Rasa

Karena merasa adalah bagian dari manusia yang tak pernah terpisahkan
kadang indah dan kadang malah membigungkan
saat mencicipi rasa dengan lidah
ada ekspresi yang terpancar, apakah biasa-biasa saja, atau malah sedikit menaikan alis, memejamkan mata atau malah diam sangking konsennya menikmati rasa.

Memang sangat hebat yang namanya rasa
dari rasa timbulah perbuatan-perbuatan yang terkadang memiliki efek tersendiri
dan itulah warna yang tercipta dalam diri manusia

Sabtu, September 03, 2011

Kesunyian sikma

Malam mengumandangkan alunan
Dendangkan sekuntum rindu yang terlelap
Dalam angan dan hanya dalam kenangan

Bukan sekedar dalih yang bermakna
Ada arti dari segala yang telah terjadi
Disaat segala sesal bernadi

Bukan ratapan yang hendak ia dengar
Bukan jua sebuah nestapa yang menggelegar
Bukan apa-apa, hanya doa

Biar, ia tenang
Biar, tak ada penyesalan
Biar segalanya menjadi kenangan

Batam, 3 Sept 2011

Angkasa berkata

Elang melambaikan sayapnya
Dikala senja tampak diangkasa
Bermain riang edankan suasana

Merea bernyanyi serta merta
Bergelut dalam singgasananya
Riang tiada duka tampak dimata

Sisiku bigung panenkan kebosanan yang ada
Entah macam mana bisa seperti mereka
Terbang lagukan asa

Batam, 3 Sept 2011

Kamis, Agustus 18, 2011

Buka Bareng Ala Assets (1acc)


Bukan sekedar buka biasa, hmm.. bgtlah yang terlintas dalam pikiranku. Tak ayal canda tawa pun terkuak diatas meja yang saling bersambung tsb. Rasanya tak ada distorsi, ataupun rahasia yang tertutupi. Smuanya mengalir bagai air dan menyatu dalam girangnya 18 Ramadhan 1432 H.

Walau tidak semuanya hadir semoga saja tidak membuat pengotakkan 28 anak kelak, alhamdulilah sebuah wacana akhirnya terealisasi secara khidmat dan perlu kekeluargaan.

Selasa, Agustus 09, 2011

My MOP day

Kadang hidup berjalan tidak semulus yang kita inginkan itu memang "Benar" lho!
Ada satu atau beberapa hari dalam hidup anda merasakan tidak nyaman itu juga "Benar" !
Sama seperti kisah salah sangka yang ku hadapi hari ini:
  1. Saat bilang ke guru piket ada yang ijin malah kena mop
  2. Saat mengatakan hal yang benar sesuai bukti (tertulis dijadwal) malah kena salah
  3. Saat ingin mengatakan hal simple di klub malah dinyatakan orang paling ngeyel "gak ngertors2"
  4. Saat operator selular nagih (utk pertama x-nya selama menggunakan pasca bayar >=7th) si cewe malah maksa2 sambil berkata yang sedikit menggurui (klo bpk tdk bayar sekarang, nanti kmi blokir) gk mau tersulut amarah krn lg puasa (itu kn kata anda, klo kata kantong saya 1mgg lg)
Alhamdulilah msh segar lho puasanya :D

idiom

Seperti lautan api yang tak tau mengapa
hari ini bagai ada sengketa pada diri mereka ke aku
awal pagi yang kuanggap sebagai indah
datarkan segala masalah yang ada

namun mengapa mood pagi yang kutaja menjadi merah
mereka buat ratusan alasan untuk mengubahku menjadi jahat
jadikan raut senyum itu tak ada
hilangkan segala aura asyik

mungkin nadaku yang salah
tapi mengapa malah jawab mereka yang semakin menghakimiku?
jelas bukan aku yang salah melihat
tapi mengapa malah mereka membela yang salah?

Perempuan dan laki itu membuatku tak tenang hari ini

Sabtu, Agustus 06, 2011

Terpaku titik

Ingin kutikam hari
agar tak ada lagi sepi
menepiskan semua iri di hati

Ingin kubinasakan segala yang tak terkendali
agar putih kembali berseri
hiasi aura pagi nan wangi

Akh... kupikir bukanlah begini yang tepat
memaklumi segala hal yg mengumpat
terdampar dalam singgasana yang kubuat

Jatuh disaat aku merasa belum siap
mencari pertolongan saat gagap
bagaikan fatamorgana yang melahap

Tidak... bukan ini yang kuinginkan
tersadar dalam lubang sendiri yang kujadikan
hampa dalam gemerlap yang tersajikan

Lugu disaat semua itu terjadi
saat matahari menemuiku tadi
aku pilu menggigit hari

Ikhlas, sebuah teori yang sudah biasa
saat mencoba susahnya luar biasa
mungkin karena aku memang tidak terbiasa

Batam, 6 Agust 2011

Selasa, Juli 05, 2011

P4TK Medan

Malam bersemayam diatas pelataran belakang asrama demi mendapatkan Wifi hha...
Seperti gelandangan malam yang haus akan internet, kami berempat terjun berselimutkan malam ditemani suara ilir kecil air keran yang membuat sebuah desiran musik dalam kolam ikan yang sedikit keruh.

Itulah sedikit pembuka ceritaku setelah 2 hari di pelatihan diklat P4TK di Jln. Setia Budi Helvetia Medan Sumut.
Bukan rahasia aku bisa datang kesini dengan cuma-cuma, berbekal surat tugas dan tiket yang diberikan TU (pak Edi) padaku, aku mulai berangkat pada tanggal 3 Juli 2011, sendiri saja dari Batam.

Kuakui ini adalah perjalanan dinas pertamaku keluar kota, ada rasa senang dalam hati karena Kepsek bersedia memilihku (hha...) walau musti sedikit berkorban beberapa rupiah untuk masalah transpot dan boarding pass, tapi tetap saja aku sampe di Medan.

Hari pertama disini, bayar Rp 70.000 menuju Wisma Asrama Sibayak no. 14 di P4TK, walau terkesan mahal untuk hari itu, tapi ga papalah, TAXInya gak bikin keki, karena ia mengantarkan sampe ke depan asrama.

Dapat kasur, lemari, meja dan kursi belajar. Cukup bikin senang. Namun perut lapar tak tertahan membuat hati ingin keluar, 2 menit dalam kamar datang pula seorang kawan perwakilan dari Siak Pekanbaru, tanpa basa-basi kami pun kenalan Usman namanya, lalu kuajaklah dia jalan-jalan cari makan. Baru aja ingin melangkah keluar kamar Z14 Sibayak, datang pula teman sekamar Pak Lubis namanya, tapi aku dan usman segera meninggalkannya karena lapar yang menghadang.

Ternyata Medan panas!
Hha... bukanlah hal yang asing bukan, tapi panas ini terjadi karena kami berjalan sekitar 1Km menuju simp.5 jln. Setia Budi (Terbayang gk sih peluhnya wkwkwk...)
Perut lapar terobati dengan Mie Ayam, namun pas photo yang kubawa kurang 2 lembar sebagai syarat untuk ikut Diklat kompeternsi Sistem Informasi Sekolah berbasis Web.

Tanya punya tanya via Telp dan SMS ke tmn2 orang medan yang tinggal du batam, mulai dari telp pak Darwin ampe sms si Dixon, emang gak salah pilih orang lah, buktinya kami sampe jua ke Plaza Millenium saat itu, sebuah kesenangan karena baru beberapa jam sampe kami udah tau apa itu Plaza Millenium.

Beberapa hari disini, aku pun kenal beberapa orang ada yang masih kuingat namanya, ada pula yang terlupa nanyai namanya. hha...
Yang penting malam ini ada 3 daerah yang berkumpul bersamaku ada dari Karimun, Bengkulu dan Palembang.

Semoga besok masih bisa bercerita lagi, batre sedikit low nih, tak ada charger hhe...
maklumlah, cm OL ditempat terbuka Nyamuknya coy... bukan main banyaknya

Rabu, Juni 15, 2011

Ego Cinta

Terimakasih karena kamu mau mencintaiku, merinduiku dan memikirkanku. Meski pada kenyataannya kamu juga membenciku. Maaf, aku pernah berani mengatakan akan menemuimu dan disaat semua rencana mulai berantakan hanya karena terselip kata Dufan dalam kataku untuk menemuimu.

Akupun tak tau, kadang kamu seperti menghujamiku dengan seribu kesalmu. Akupun senang saat kata sayang itu kau ulurkan padaku, namun aku juga bimbang saat kamu bilang ortumu mendesakmu. Saat itu aku perlu waktu merencanakannya, perlu biaya untuk bisa sampai padamu.

Kini, aku malah gamang memberikan jawaban apa padamu. Maafkanlah kefakumanku ini, semoga kita dapat menyelsaikan ini dengan damai, tanpa sengketa hati diantara kita. Mungkin sebaiknya kamu iyakan saja mau ortumu agar kamu tidak begitu kesal padaku.

Sabtu, Juni 11, 2011

Kumau kamu ada

Aku memang harapkan kehadiranmu, hilangkan lesu dan segala ragu. Setiap tatapanmu berikan cahaya tenang disisiku hingga tak mau menghilangkannya begitu saja. Setiap senyumanmu jadikan indah sepanjang hidupku, ceriamu adalah pemusnah sepi yang kuhadang sendiri.

Mungkin kau hanya akan berkata apakah aku ini memperhatikanmu, jika itu pertanyaanmu kenapa tidak kau tanyakan saja padaku, aku akan menjawabnya. Walau kadang aku bigung dengan kata-kata, maka kuupayakan tubuhku yang mengatakannya padamu, lewat tatapan kedalam bola mata indahmu dan senyuman yang bangkitkan gairahmu.

Namun jika engkau memang ragu padaku, tidak salahlah kiranya kau katakan bahwa aku bukanlah seseorang yang pantas untuk mendampingimu

Jumat, Juni 10, 2011

Kala kili

Bukanlah sesuatu terkadang harus digapai dalam benak yang mencapai konak,
arah dalam damai kontras dan dalam lagu cinta bersemi disana sini.
Mungkin hanya akan memberatkan benak yang sudah terkontaminasi dengan aral yang kadang menghampiri dan cukup berat untuk ditindak lanjuti lalu lewati turunan yang cukup membuat pesona dalam kagum. plesetannya jadikan petualangan seru haru menggeliat saat smua kandas terlampaui.

Cintaku bukanlah singgasana yang cukup roman, karena ia datang begitu saja
Tak masalah jika kau tak tau, aku hanya berekspresi mengatakannya
Anggap saja bacaan ini hanya serpihan kata hati yang keluar

Akh...
Sendiri, adalah senja menuju kelamku
Kau datang, temani dalam mimpi
Bunga tidurku yang selalu tersenyum dalam padatnya hariku

Pagi menyapa, hallo kataku !
Dan ia datang seperti mentari sinari pagi
Hangat terasa, hingga tak ingin hilangkan kenikmatan ini
Taburan harum pun bertaburan dalam hirup segar, hilangkan beban pikiran yang ada
Tenang hati seperti lambain semeru angin yang membelai indah pagi
Hingga menjadi elemen dalam warna fajar indah disekelilingku

Dan aku tak ingin berandai-andai
Ini adalah jiwa yang selalu menanyakan hari indah
Adalah suatu dalam kala yang entah berantah

Tak masalah jika belum memiliki, yang penting begitulah ia
Ucap indah atau hanya sebuah tatapan bukanlah sesuatu yang harus disegani
Asal terasa dalam hati, ia akan bermakna disetiap ingatanmu yang semakin renta

Minggu, Mei 29, 2011

EGO

Keruh rasanya melihat tampilan nama itu, ada sedikit analisa yang mengakibatkan rasa cemburu. Mungkin benar ia hanya iseng, atau kata iseng itu hanya dikatakan sebagai pencair suasana yang sedikit penasaran. Rasanya tak mungkin memenangkan ego karena ambisi ini, terkatakan saja tidak, apalah nanti katanya padaku, walau sebenarnya aku tak peduli dengan kata-katanya akan pertanyaan itu.

Lirih jua terkadang, ada kepikiran dan ada yang hendak kuketahui tentang rasa, tentang tatapan dan tentang senyuman yang senang sekali kurasakan. Ada laku indah selalu di dirimu yang jadikan aku semakin terpesona, namun kita tidak ada ikatan. Tak ada janji tak ada ucap cinta, namun rasa sayang selalu menganga baik dalam kondisi sesulit ini, aku mungkin tak pernah bisa berikan perhatian lebih, mungkin ada seseorang yang menginginkanmu lalu memberikan perhatiannya padamu. Jujur kuingin berikan duniaku, namun aku tak begitu memahami cara memberikannya.

Jika saja siksa ini dapat berakhir dengan indah dari canda tawa yang kita syahdukan bersama, aku tetap merasa gelisah saat kau bilang tak ada cinta disana. Mungkin kau hanya ingin bermain, sayangnya api yang membakar tak bisa dipadamkan begitu saja.

Kontemplasi dalam keheningan malam ini bertabuh pada suasana entah berantah, semangatku seakan terganggu dari usik wajah dan senyummu yang indah. Akankah ini berakhir dengan tragis? atau hanya kebisuan belaka hingga rasa itu hilang dari senja dan menjadi malam.

Aku adalah lelaki yang penuh ego, tak kusarankan kau untuk menanyakannya kenapa. Karena setiap lelaki memang begitu, mereka hanya ingin mempertahankan sesuatu walau terkadang ia salah menata, aku pun bisa menciptakan indah itu meski bukan seperti mau mu. Dan tentunya aku tak sehebat sang Maha Pencipta yang dapat menciptakan begitu sempurna.

Kau adalah wanita, dalam hening itu kau akan diam dengan sedikit melakukan sesuatu, kadang jiwamu inginkan dekapan, namun ragamu terkurung dalam kebimbangan karena kau tidak mendapatkan dekapan. Hingga kau pun menginginkan terbang layaknya putri kayangan yang tersenyum diatas pelangi kehidupannya.

Jika saja kau tanyakan padaku dekapan itu, maka aku akan menjawabnya, dan jika kau tanyakan apakah aku bisa memberikannya maka aku akan berkomitmen padamu. itulah mengapa aku begitu ego.

Rabu, Mei 25, 2011

Karena takut itu payah

Aku mulai sadar, saat bulan menerangi hidupku jalan sepi tertuju dalam singgana yang tak kunjung hilang akan sepi. Jalan mulai terisi saat pagi menjelang, mungkin bukan ornamen berhala yang selalu terpajang disetiap ruas-ruas mimpi. Kadang hadir sang pujangga yang tertibkan suasana dibalik tirai kemarahan.

Ada ruang disudut itu, ia adalah suasana yang kadang buat semangat semakin menjadi-jadi. Hilangkan kata msnah pada sepi yang terpatri. Namun taukah engkau saat takut menghampiri, semua itu musnah dalam cemburu yang tak terangkaikan, meski kau tau ia takkan pernah berkata untuk apa kamu disini.

Namun takut dan susah itu payah, hilangkan kesempatan pada kenyataan. Hingga bulan lenyap dalam kelam, kamu akan merasa sepi dalam gelap yang menerpa.

Karena payah, aku tekadkan niat untuk hilangkan kepayahan itu, semoga ada jalan keluar

Jumat, Mei 20, 2011

core i5 wuih...

alhamdulilah, laptop lama laku, ampe jam segini masih saja mengencani 4750-ku yang baru.

Senin, Mei 09, 2011

Kontras

Dalam sebuah tatanan kehidupan terlalu banyak sesal yang kadang mesti terkuak, apakah hanya sekedar gurauan yang terlepas dari mulut yang tak punya nyali untuk berkata maaf, atau hanya sebuah ilusi yang takkan pernah bisa terleasiasi. Sering silih berganti datang dan pergi dengan menyisakan bekas yang terkadang pahit atau bisa pula sebaliknya.

Pemikiran terkadang pun susah dikontrol dalam maraknya kalimat sinis yang sering mencuat, jadikan diri terhipnotis dan mulai menyalahkan orang dan keadaan sekeliling, padahal ego dalam diri adalah pemicu dari permasalahan yang ada.

Tidak salah jika punya banyak ide, sekitar kita dan semesta diciptakan untuk kita. Kecemerlangan ide adalah kunci pemicu semangat mencapai tujuan. Agar bisa terbang melayang di angkasa, meluncur diatas air, menyelam kedasar laut atau hanya sekedar bisa melaju di jalanan luas. Adalah hasil karya dari sebuah khayalan yang tertuang dalam ide, namun itu semua takkan ada tanpa realisasinya.

Akhir kata, saya bukanlah seseorang yang pantas untuk dikatakan tak punya salah. Namun berkaca dari kesalahan orang lain dan mencari solusi adalah pesan yang selalu berkumandang disetiap diri manusia, semoga ikhwal renungan ini jadikan nasehat yang meluruskan kembali keadaan diri.

Senin, April 25, 2011

Lelaki bodoh malam itu

Bersiap setelah isya & naiki motor bebek merah 120cc malam ini cukup dingin ternyata. Namun keadaan malam sudah terbiasa menggunakan jaket tipis yang cukup modis, semoga angin tak mau menepis kulit yang masih cukup kencang.

Tidaklah salah, saat rencana tidak terealisasi secara baik. Maklumlah yang buat hajatan juga kadang-kadang, karena kurang memahami situasi dan sayangnya waktu itu ia salah kaprah menanggapi sesuatu yang seharusnya ia rancang dengan baik. Karena memang ia sudah memberitahukan kepada beberapa orang, hingga acara pun tak tau ujung pangkalnya. Gagal adalah kata yang tepat pada malam itu.

Tak perlu merenungi dan kesal dengan kondisi, karena ini memang kerap terjadi. Mungkin suatu hari nanti ia hanya akan bercerita tentang malam ini tanpa ada introspeksi diri untuk dapat memperbaikinya.

Tenang dengan duduk manis diatas sofa yang cukup empuk seraya membumbungkan asap rokok yang baru saja dibakar. Asapnya pun melayang seperti rencana yang tak jelas pada malam itu, bukankah itu sesuatu yang sudah dapat dimaklumi?

Capek dengan pemandangan dinding-dinding ruangan dan sudut-sudut sepi, seorang teman memberikan segelas kopi dan memberikan ide menghabiskan waktu hingga larut dimalam itu, tak ada kata penolakkan, ia mengabulkan permintaannya dengan optimis menghubungi seseorang yang akan dijemput. Walau awalnya dering telpon tak kunjung dijawab, namun sms balasan ada yang menyahut, motor pun di gas rame-rame dan iring-iringan pun terjadi pada malam itu.

Sempat singgah didua tempat yang berbeda maklumlah motor pun perlu bahan bakar untuk menghangatkan mesinnya dan melumasi piston yang selalu begerak dinamis. Waktu pun semakin malam, hingga akhirnya sampai ditempat tujuan dan bercengkrama dengan seseorang yang dituju malam itu.

Segelas air dingin penawar haus malam itu pun diteguk, canda tawa tak lepas mengiringinya. Dengan sedikit berbisik dan menahan tawa namun semua itu terjadi apa adanya.

Sayang, malam itu sang lelaki merasa bodoh. Rasa kesal dan cemburu memburu, namun tak ingin mempercepat malam menjadi larut. Ia hanya terbius suasana yang ada sembari menekan perasaannya yang makin runyam. Untunglah teknologi sedikit berkembang, ada kegiatan yang dilakukan untuk menghadang sakit yang mengguncang. Malam yang tak pernah disangka akan kebodohan lekaki yang merasa teraniaya perasaan.

Pulang, melepas penat yang bergabung dengan sendu malam dalam diri, serasa kelam, hampa terkapar perasaan. Mungkin hanya dirinya yang merasa seperti tak kuasa. Dan ia berdoa sepanjang malam menghabisi tidurnya, ia bertanya pada Tuhan-Nya ia mengharap belas kasihannya. Dan ia sadar akan kesalahannya, ia berharap Tuhannya mengampuninya dan menghilangkan duka lara dimalam itu.

Ia pun tertegun, ia coba hilangkan semuanya. Tuhannya pun memberi jalan, di malam yang sunyi itu, ia ditemani oleh 2orang wanita. Mereka bercerita dari jarak jauh, tanpa saling berbalas suara, hanya ada suara ketikkan keyboard pada malam itu. Mulai dari kata patah hati, lelaki berkata, namun tak ia dapatkan yang ia mau. Hingga akhirnya ia pun bercerita dengan saudari perempuannya yang jauh dari rumah. Mereka saling berbalas kata, kadang terhenti karena harus melakukan sesuatu dibilik kecil. Malam yang begitu larut berganti menjadi pagi yang penuh dengan embun, kata-kata pun ditutup dengan ajakan tahajud pada subuh itu. Mereka pun menghentikan aktivitasnya. Dan mulai menyembah Tuhannya yaitu: Allah SWT

Jumat, April 22, 2011

Pencarian 25

Membuka mata pada kenyataan dan mengukirnya dengan seribu proses, jadikan hari bias tanpa sepi, adalah waktu yang tak kenal lelah dalam mencari bidadari yang selalu jadikan aku beku dan cair sesuai suasana yang mereka tawarkan padaku.

Kadang memberikan kehangatan seperti matahari terbit yang menyinari pagi namun ia juga seperti senja yang semakin kelam karena matahari redup perlahan meninggalkan bumi dalam kesendirian, hingga malam pun sepi tanpa bintang dan bulan yang menghiasi malam.

Semoga pencarian 25 ini kudapatkan bungaku yang memberikan penawar rindu disetiap kisah, memberikan embun paginya kala aku resah dan ia menghangatkanku kala beku menghadangku.

Terbongkarnya rahasiaku

Sejenak masih terfikirkan kejadian kemarin yang telah terjadi tanpa rencana. Momen yang tercipta kala itu, saat sebuah penasaran menjadi puncak candu sesorang memaksaku memperlihatkan KTP padanya. Walau tanpa ia sadari, itu adalah cara yang tak pernah terfikirkan olehku. Dia hanya bertanya, hipnotis kelakuannya jadikan ikhlasku hingga kusodorkan KTP tsb.

Sepertinya itu cara yang cukup licik untuk membuka rahasia ultah yang kusimpan selama ini dari teman-teman sepekerjaanku. Tapi siapa sangka dengan adanya rahasia itu dan membiarkan seseorang mencari tahu, malah menciptakan momen indah yang terjadi pada ultahku yang ke-25.

Dan tentunya akhir yang selalu kudambakan yaitu ditemani oleh seorang wanita idaman, walau hanya sebentar namun itu adalah akhir malam yang terbaik mengakhiri tanggal kelahiranku malam itu.

Kamis, April 21, 2011

Investigasi MYFS



sebuah investigasi kadang membuahkan hasil yang tak pernah kita sangka2, tapi kesalutan itu memang perlu aku apresiasikan dengan mentraktir MYFS dalam sebuah pertemuan yang kita sengaja ^^,

Rabu, April 20, 2011

Kata-kata itu

terkadang kita tuh merasa seseorg tuh berharga ktka dia jauh
Kata seorang teman dari sekian puluh kata yang telah ia ketikkan sore ini. Rasanya kata itu udah pernah aku dengar, saat kemarin mulai malas untuk berbagi cerita, lalu browsing google sana sini.
Mungkin tepat jua rasanya kata2 diatas, cukup bijak setelah kucerna, karena bukankah terkadang pertemuan membuat kita bosan, namun perpisahan menjadikan moment itu tak terlupakan. karena ia Berharga

Selasa, April 19, 2011

Dunia

Seakan tak percaya
kita telah hidup layaknya raja, presiden atau sebutan keasyikan lainnya
namun, sadarkah kita berapa kenikmatan yang telah kita terima??

Jarang sekali kitta mo menghitung
karna memang susah untuk di itung

makanya kita disuruh untuk selalu bersyukur
kepada-Nya
dengan cara ya mematuhi segala keinginannya

so how about You??

Tersandung batu yang sama

Masih berjalan secara pasti dengan langkah yang siap menantang keadaan didepan mata. Saat kutemukan tenang, lalu kucoba menyapanya dan tentu saja bersahaja dengan tenang tersebut menyahutnya. Ia mampu memberikan mimpi indah yang kudamba, namun entah mengapa akhirnya aku tersandung pada keadaan perang, lalu kucoba menjauh agar perang tak pernah terjadi, sayang bekasnya masih tersisa.

Santai, masih ada kekuatan dalam hati untuk menarik tenang yang lain, hingga kucoba menarik simpati dari hal-hal yang sedari kemarin menarik perhatianku. Sebuah senyum yang setiap saat masuk kedalam pintu itu, pintu yang saat itu tentu aku pun ada dibalik pintu tersebut. Tak mau kehilangan kesempatan kucoba mencari cara menarik tenang, lingkungan buatku agresif terhadapnya. Semua indah pun tercipta meski tidak seperti yang diharapkan lingkungan. Yaitu bersatu dengan tenang, tak apalah hingga kusapa tenang siang hingga sore mendatangi. Mencari tau keadaan hingga tenang datang kembali, memberinya senyuman karena tenang selalu buatku bahagia.

Malam pun menjelma, rindu akan tenang kuobati dengan rayuan pantun yang kusadap secara gratis oleh orang lain. Bertemanlah ingin dan rindu itu dengan balas yang tak sudah-sudah dari handphone yang sedari tadi mendapati pesan singkat penuh tawa dan tanya. Namun pesan itu pula yang membuat sebuah risih yang tercipta ia tak membalasnya. Kucoba menyapa dengan suara agar tenang tau kalo aku menanti jawabannya, sayang tenang memberikan ilusi tak pasti hingga segala ucap pun lari dari pertanyaan.

Dalam kenyataan itu, tenang sedikit meninggalkanku. Ia ragu untuk bersamaku, padahal aku tak mau beranjak dari tenang. Mungkinkah aku tersandung batu yang sama lagi?

Sabtu, April 16, 2011

ia & mereka

Mungkin bukan sekedar ucap yang keluar, seketika tadi dihari ini aku bercengkrama dengan dia dan mereka. Ada makna disetiap canda yang tercipta, ada alasan mereka melakukan itu semua. Semua harapan dari pengharapan di tahun ini.

Waktu pagi ini pun bukan sekedar temu sapa yang terjadi, lama rasanya kunantikan pagi yang indah ini dan berharap ada peluang disetiap kehadirannya. Walau dalam diri ada tekanan yang terkadang tak pernah bisa kukatakan dengan curahan kata yang banyak pada orang lain. Aku hanya bisa mendengarkan mereka berkata, karena takut ucapku takkan sesuai menggambarkan gamang yang terjadi.

Aku bersyukur mereka berikan inspirasi pada kenyataan yang mereka rasakan, mulai dari canda mereka beranjak mengatakan ikhwal realita yang mereka jalani. Temanku pak Darwin mengatakan perjumpaannnya dengan sang istri melalui sebuah kata cinta. Dan temanku Noni memberikan nasehatnya disela kesalahan yang terjadi padaku karena ia menganggap itu adalah perilaku yang tak perlu kuulangi lagi. Cobalah untuk ikhlas dan melupakan apa yang telah kau berikan katanya padaku namun dengan kata-kata contoh yang ia rasakan.

Namun semangat dan resah itu bersatu dalam diri, dan ingin kuterobos dengan sebuah keputusan hakiki, agar jalan ini nampak nyata, tidak buram dan penuh kabut gelisah. Karena ada garis finish didepan yang kita yakini sebagai TAKDIR. Dan cara yang tepat adalah melakukan sesuatu (entah apa).

Kamis, April 14, 2011

Rancangan yang tak terduga

Sebuah kemenangan hari ini, ijinkan semua lelah mendung menjadi pasti. Arahkan semua percaya dalam ruang rindu penuh. Cagar kata dalam puisi tercipta, seksama dalam kerancuan yang tak pernah kuduga.

Ada ceria dan lelah hari ini, saat mata enggan menampakkan matahari hingga telat pun terlakukan. Kondisi pun memaksa mesin motor melaju kencang mengarungin angin kecepatan yang sedari tadi terhalang oleh macet pagi yang sudah biasa. Walau ada rasa bersalah karena terlambat ngantor, namun sambutan pagi dari kawan-kawan sepekerjaan hilangkan ragu untuk bertarung mencari keberuntungan hari ini.

Mobil pun siap mengangkat, setelah motor kusandarkan diatas teras bangunan yang diatasnya masih belum jadi, sedikit senyum pagi pada orang yang menyapa hilangkan curiga dan canggung kesalahan yang sedikit terlakukan yaitu: Telat Datang. Tapi tak mengapa, mereka sudah sedikit terbiasa denganku hingga balas senyuman pun terasa santun dan ikhlas didadaku.

Bukanlah suatu kebetulan jika pagi ini aku harus ikutan buru-buru, selaku pembicara hari ini seharusnya aku tau akan hal ini. Walau masih belum bisa memastikan apa kira-kira yang bisa kulakukan untuk menarik perhatian siswa SD pagi ini. Sebuah keadaan yang dibungkus dengan bungkam sedari tadi, sebenarnya bukan memikirkan apa-apa, hanya ingin mengisap rokok yang sedari tadi belum terbakar. Dan akhirnya saat itu tiba, aminlah sudah semua keingina itu saat sampai dilokasi yang dituju.

Ada kata yang sangat bersemangat dikata-kata mereka, biuskan harmoni iseng dalam hati untuk sejenak bermain dengan mereka padahal sekarang aku harus menyampaikan sedikit seminar pada mereka. Untunglah slide buatan temanku tidak sekaku palu ucapannya yang terkadang buatku tak mengerti. Hingga akhirnya teman-temanku mengatakan alay padaku, hahaha... ternyata aku berhasil menghipnotis semua orang menjadi tertarik akan pembicaraanku saat itu Alhamdulilah...

Sayang kesenangan itu tidak selalu dapat hadir walau dalam 1 hari saja, rasa bosan dan gerah mulai mencangkokiku, pendengar mulai menghilangkan pandangannya padaku, ingin rasanya kuhentikan saja namun mereka tetap saja berada disini dan dengan ikhlasnya mereka tertawa dan bercerita. kurasa keisengan tadi hilang sudah, malah aku yang terhipnotis malas karenanya.

Selasa, April 12, 2011

Repot Rasa

Terasa penat badan ini setelah sedikit waktu memberikan materi tentang komputer pada kelas yang sedikit ribut, ada celah kesal namun itu semua juga terobati dengan tingkah laku mereka yang sedikit bisa memberikan hormat.

Tapi penat yang tercipta ternyata bukan hanya dibadan, ada penat yang tersirat dalam dada yang sedikit menyesak. Seperti kata iwan fals, entah mengapa. Ada sebuah pernyataan yang membuat sebuah pertanyaan yang diri sendiri juga tidak tau. Apakah entah itu adalah sebuah keinginan, ataukah entah itu cuek yang tak terpikirkan. Semoga entah dan penat yang menyesak ini bukanlah alasan untuk menghilangkan diri dari kenyataan bahwa hidup adalah anugrah yang biar bagaimana pun rasanya tetap harus dijalankan.

Bicara soal hidup, bukanlah hal yang tak pernah lepas dari setiap rasa. Mulai dari rasa senang, cinta, damai, takut, bosan, marah, benci dan hal-hal lain yang terasa yang kadang terlupakan dalam kata. Kesemua hal itu berlagu dalam tahta sesuai dengan kenyataan yang kita lakukan sehari-hari.

Semua rasa itu akan datang satu persatu sesuai dengan keinginan dan kebutuhan yang kita harapkan. Saat melihat perempuan misalnya, ada keinginan untuk mendekati saat dekat dan merasa nyaman, aman tentram, sentosa dan cinta. Ada kebutuhan untuk selalu mendekati, setelah dekat datang lagi keingin untuk memiliki agar dapat selalu memenuhi kebutuhan hati. Hingga pada suatu hari ketika anda merasa belum siap, ada takut pada kenyataan yang berlansung, kadang takut itu sesuai kadang tidak. Hanya saja terkadang takut itu membuat kenyataan lagi pada diri anda. Kenyataan bahwa anda ragu dan terkadang gontai untuk melakukan aksi.

Tapi apakah semua aksi itu penting, kadang juga tidak penting. Tidak penting ketika anda merasa orang yang anda butuhkan hanya bermain saja dengan anda. Namun terkadang cinta berkata lain, namun itulah hidup, seperti kata pikiranku mencari hal yang indah itu kadang membosankan, walau kadang tidak semua akhir itu menyenangkan.

Sabtu, April 09, 2011

Sandaran

Kau tau betapa menakjubkan rasanya ketika engkau bisa menyandarkan diri pada seseorang yang kau harapkan keberadaannya. Tak ada rasa beban yang menggangu, tak ada khawatir yang menghujam. Walau kau tau ketika itu engkau hanya bersandar sebendar disampingnya dan dia hanya terdiam membiarkanmu bersandar, ini adalah hari yang sangat kunantikan padahal sandaran itu terjadi hanya karena iseng belaka tanpa merencanakan sebelumnya. Terimakasih cantik karena kau telah membiarkanku merasakan hal itu.

Minggu, April 03, 2011

Ketika namaMu terukir

Siang yang cukup panas memaksa badan cukup berkeringat saat itu. Sedikit ada rasa bosan yang mengganggu maklumlah, klo sedang weekend emang bigung mo menghabiskan waktu kemana disaat gersang ini.

Sejenak kemudian aku mulai ingat dengan D3000 yg masih kusimpan dalam Dry box, liat kelangit diluar rumah awannya cukup menjanjikan untuk dipotret karena emang senang melihat biru langit saat itu. Tanpa basa basi kubuka dry box dan mulai mengatur setting kamera D3000. Lalu kutengadahkan kepada ke atas langit untuk melihat-lihat spot awan yang bagus untuk diabadikan dalam kamera. Lalu klik 2 gambar sudah kudapatkan pada posisi vertikal disamping rumahku.

Awalnya aku tak sadar, setelah melihat dan mereview melakukan zoom berulang-ulang kali, aku terkesima melihat hasil yang kudapatkan pada hari itu. Wow kudapatkan susunan awan yang membentuk nama Allah dalam tulisan arab. Subhanalah, selama 23th hidup baru kali ini memotret awan yang begitu berarti.
Karena Rasa kagum akan foto tersebut malamnya ku upload ke akun facebook-ku. Dan ternyata banyak yang mengomentari foto tersebut, dan aku bersyukur mereka yakin klo foto itu bukanlah olahan dari software karena foto itu memang asli adanya. سبحان الله

Jumat, April 01, 2011

Sebuah Keberanian

Mungkin saat semua pertanyaan mulai tergambarkan ada lencana keberanian yang harus dimenangkan, saat semua hari memenuhi segala rasa dan kekuatan untuk bisa berdekatan. Ato itu semua tidaklah sesuatu yang penting bagi dirinya saat aku merasakan rindu yang menggema disela hati yang selalu terpatri.

Satu yang harus dimaklumi, aku tak pernah mendengar rasa yang ia miliki. Entahlah apa yang ia lakukan itu merupakan suatu rasa ato hanya emang hanya ingin bermain saja denganku. Ia katakan sayang, ia tanyakan makan dan ia kesalkan tingkah burukku. Entahlah bagaiaman mendeskrispsikannya jika ia saja masih saja bermain api dengan orang lain.

Kurasa kesatriaan mengungkapkan itu hanya akan ada akhir saat kukatakan padanya
Meski kau tau, misteri akhirnya.

Tak perlu dipikirkan kali jika gagal ^^,

Rabu, Maret 16, 2011

Kepak sayap kemayu

Biarkan ia bersemayam dalam angan
Kendorkan kaku yang sempat menjadi langganan
Hilangkan semua semu yang sudah tersandarkan

Aku hilang dalam nyata
Larut dalam duka yang tak tampak nyata
Jauhkan kelu hati yang membara

Mungkin aku jua yang tidak peka
Jauhkan diri dari asmara
Hapus jejak karna kecewa

Inilah aku saat kau tau
Bukanlah orang yang selalu dapat menghiburmu
Tak selamanya aku akan bisa begitu

Limit waktuku semakin hari semakin sempit
Kau tau itu saat kukatakan terasa sakit
Jadilah ia bahan yang tak kuketahui walau sedikit

Jika kau mau, katakan saja padaku
Tak perlu kau hilangkan kata karena malu
Aku cukup dengarkan semua kata itu

Batam, 16 Maret 2011

Kamis, Maret 10, 2011

Rumahku yang kosong

Kutaja semua jalan walau tak sempurna
Dalam indah kemewahan hati yang tertanam dengan tenang
Khayalan tak nyata bukanlah suatu cita

Disudut hati yang tertumpu
Kukumandangkan suara denyut rindu yang tidak tumpul
Jadikan hari ini hilang satu keistimewaan

Lagu lama lagu baru peneman diri berlalu
Tak ayal rekaan diri pun tertumpu pada lamunan
Hanyut dan terbang bersama angan mimpi

Walau sempat terbangun
Namun tak redakan erosi kesendirian
Terekap dalam sajian sepi

Sejenak kupikirkan lagi pekerjaan yang tak siap
Hanya malas yang berkata mata hati pun serasa berasap
Tak ada yang ingin kulakukan selain melamun dan menyendiri

Rasanya ini pikiran bodoh yang berkumandang
Hipnotis diri sendiri yang galau merindu
Kurangkan semangat untuk selalu bisa mengahadapi liku

Padahal setiap detik yang berlalu ini sudah mulai menikamku
Dengan beberapa komplain dan beberapa terjangan keangkuhanku
Sombong dalam kenyataan yang ada

Lalu sampai kapan ini akan berakhir
Hanya menanti sosok yang selalu kupikir
Entah dia bisa jadikan hariku kembali terukir

Hanya saja hidup terlalu misteri untuk dipuisikan
Tak pernah tau apa yang akan terbagikan
Dalam aral yang selalu berkumandangkan

Jika engkau baca ini
Maka apakah engkau bisa menaklukkan hari?
Apa yang sudah engkau taklukkan kini?

Batam, 10 Maret 2011

Cinta Vs Persahabatan

Bukanlah sesuatu yang hendak kita tapaki
Ketika semua usai tersudahi
Bukan noda dalam waktu yang sakti

Aku takkan mau mengatakan ini salah
Kau yang memulai kata tanpa menginginkan kalah
Tersendat dalam ego kakumu yang tak musnah

Jalur waktu yang kutaja ini
Tidaklah sengaja kutapaki
Aku hanya melalui alur yang tersedia disini

Kau bukanlah sahabatku
Karena kau hanya tau inginmu
Hingga aku tak perlu bertemu denganmu

Walau begitu dalam doa aku berharap kau sadar teman
Detik menit dan waktu yang berlalu ini hanyalah jalan
Saat kau menginginkan wanita yang kau idamkan

Tak perlu kudengdangkan dendam padamu
Dalam rona waktu aku saja tak tau apa isi hatinya padaku
Untuk itu tak ada gunanya ku sombongkan sesuatu

Batam, 10 Mar 2011

Senin, Maret 07, 2011

Sore di Pelataran Jalan

Masih terniang kejadian siang ini
Saat semua sibuk tertuai
Dalam hangatnya hari

Walau tak sengaja
Namun rasaku tak bisa berdusta
Nikmat indah yang selalu kudamba

Ada harap dari kejadian ini
Tak ingin berakhir kini
Karena aku bersedia menemani

Dalam sore puisi ini
Aku merindukanmu disisi
Ratuku dalam segala hal ini

Disini...
Seakan ingin kukuasai hari
Dan katakan semua rindu dihati

Walau tanpa verbal yang kadang susah dicerna
Namun cinta tlah memberiku rasa
Kondisi sepi bukanlah alasannya

Batam, 7 Mar 2011

Trala Trili Rasanya ツ

Karena terkadang susah mengungkapkan kata itu dengan mulut,
hanya emoticonlah yang dapat sedikit membantu.
Haha...
walau hanya salah kirim sms,
namun jadikan hari ini full of spirit.
Alhamdulilah

Minggu, Maret 06, 2011

Ketika ku harus smashkan keadaan

Siang dalam suasana terik
Jadikan keadaan semakin menukik
Temanku mulai klak klik

Bicara soal jujur
Adalah suatu tolak ukur
Dan tentunya jangan sampai kufur

Saat temanku katakan hahaha...
Aku hanya dapat membalas dengan Hah?
Sambil melihat realita yang terpanah

Ada harapan yang tersirat dihati
Dalam doa yang bergelimang pada Ilahi
Permohonan yang selalu kunanti

Semoga kekusutan ini terjawab melalui satu kata
Sebuah harapan dari binasanya nuansa
Takluk dalam damai yang MAHA PENCIPTA

Batam, 6 Mar 2011

Sebuah penasaran yang asyik

Siang panas terik mentari
Teringat aku akan ajakan seorang putri
Sayang pertanyaan sms tak dibalas sedari tadi

Penasaran semakin menjadi-jadi
Pulsa As pun ikhlas terbagi
Terucap salam dari sang putri

Ia berikan informasi yang kubutuhkan
Sedikit canda sebagai bumbu percakapan
Tanda keakraban telah terjalin dengan sopan

Ada rasa suka dan duka yang menghangat saat itu
Ada tawa, canda dan kesal yang satu
Rasanya tak rela jika itu cepat berlalu

Batam, 6 Mar 2011

Kamis, Maret 03, 2011

Ketika sendiri

Malam deadline,
hari-hari penuh dengan memikirkan cara agar bisa memberikan hal terbaik. Namun sebenarnya ketidaksempurnaan ini menjadikan kesendirian itu menjadi tidak asyik.

Ada rindu yang menggebu, ada rasa yang selalu ingin disampaikan, ada harapan pada seorang Ratu yang datang menghilangkan kesunyian.

Dalam Gelapku dan saat sendiriku yang semakin mengonak, ku mohon pada Allah untuk menghilangkan kesepian ini berharap dalam doa kudapatkan sesuatu yang bisa membuatku menyembah pada-Nya dan aku percaya ia pasti mengerti rasa ini.

Rabu, Februari 16, 2011

And we were letting go of something special


Hari ini sudah beberapa kali kudengarkan lagu The Day You Went Away dari M2M. Terngiang kisah yang pernah tertaja dulunya, ketika kita tau apa yang mereka lakukan dibelakang kita. Dan ketika kita tau apa yang selama ini kita lakukan kepada mereka. Hal itu bisa dibilang indah dan sedih, indah karena dapat mengenang kembali. Sedih karena kisah itu takkan terulang untuk kedua kalinya dengan orang yang sama.

Kini jika itu semua terjadi pada anda, maka janganlah mati rasa. Selama masih ada waktu dan tenaga untuk melakukannya maka selama itu pulalah Perbaikan itu masih dapat kita lakukan, bukankah penyesalan selalu datangnya terakhir namun bukan berarti Kesempatan berbuat itu berakhir pula.

"Mari kita Taja Kehidupan ini dengan Rautan indah yang bisa kita lakukan"

Sabtu, Februari 05, 2011

Konversasi Rasa

Hari ini, kucoba mengatakan sesuatu hal tentang perasaan ke dia. Ku tanyakan semua pacarnya dy menjawab dg terbuka dan pasti alias tdk terbata-bata.

Lalu kutanyakan padanya
Jika ada yang serius maukah kamu melepas rasa yang ada dia sedikit ragu
karena merasa kecewa...

lalu berkata siapa yang mau.
karena merasa sebuah kesempatan
aq katakan bahwa aq mau menjadi menggantikannya.

dy berkata kamu terlalu baik
lalu pergi meninggalkan aq.
aq terdiam tanpa rasa kecewa

aneh rasanya.

Jumat, Februari 04, 2011

Dia masih terkafer padamu

Tak banyak yang kau katakan
Setiap kata yang ada dihatimu selalu saja kau ungkapkan
Rasa kesal, amarah dan bahkan kenanganmu bersamanya

Hari ini rasanya telah banyak nama itu kau katakan
Dengan mimikmu dan semangatnya kau keluarkan satu per satu
Ia masih saja ada terselip dalam ingatan dan kata-katamu

Entahlah mengapa pula hatiku malah tergelitik mendengarnya
Tak ada sesal saat kudengar itu semua
Bahkan dengan senang hati aku akan mendengarkannya

Kubiarkan semua kata-katamu tentangnya mengalir
Baik saat kau marah
Baik saat kau suka merasakan tingkahnya padamu

Aku tak perlu marah
Tak perlu matikan kata-katamu
Tak perlu merasa sakit hati

Jadilah aku batu dalam kebiusan
Membisu dalam kenyataan yang kuhadapi
Taklukkan rasa yang ada dengan kecaman

Karena aku tau...
kau takkan melupakannya
dan aku tau, aku tak perlu menghiraukan itu

Karena yang sepertimu
Bukanlah yang pertama kutemui
Namun damai itu yang selalu kudamba darimu

Bagiku kau, tenangkan hati yang gelisah
Jauhkan kecemasan yang melanda
Buangkan risau yang banjir dibenakku

Batam, 4 Feb 2011

Aku Cemburu


Saat kau lengahkan aku dihadapan teman-temanmu
Saat kau dekap ceria teman priamu
Saat kau tak mau memandangku
Aku cemburu...

Saat kau tak tanyakan padaku mauku
Saat kau hilangkan keberadaanku
Saat kau tak lagi mau memandangku
Aku cemburu...

Mungkin aku hanya orang lain saat itu
Tak ada batas khusus yang kuperatuhkan padamu
Apalagi harus memintamu untuk memberikan pandanganmu
Tak apalah...

Jika saja kau adalah bagian dari diriku
Maka kupastikan engkau tau
Tanpa harus kujelaskan dengan kata-kata padamu
Akh, sayang itu hanya angan

Tapi harus kunikmati wajahmu, senyummu dan kehadiranmu dimanapun kita bertemu
Walau tak seperti mauku
ijinkan saja aku menatapmu
Agar hilang rasa sesalku padamu

Batam, 3 Feb 2011

Selasa, Februari 01, 2011

Ruang Yang Terbentuk bagai Crop Circle

Sudah lama gak nulis, jadi kangen (Entah siapaa yang baca, hehe...)
Di tahun Kelinci ini kata orang china sih, klo kataku sih tahun 2011. Maap disini aku gak mo membahas tentang tahun, takut banyak salah. Tapi terus terang ditahun ini kegiatan sedikit berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. Mulai dari gaya hidup sedikit berubah, dan mulai belanja online (meski udah dimulai pada tahun 2010 hehe...)

Ada beberapa hal  di awal tahun ini (karena gak tau pertengahan tahun apa yg bakal terjadi)
Seperti kejadian crop cirlce lah mungkin ibaratnya, biar mudah (susah cari istilah yang tepat soalnya) Seperti kita tau bahwa crop circle itu terjadi begitu saja dan masalahnya entah siapa, ato apa dan mengapa bisa begitu tapi jujur disini aku gak mo bahas tentang Crop Circle maap.

Kenapa ku istilahkan seperti itu, karena ada hal yang aku lakukan tanpa Niat dan Rencana.
  1. Gak niat bakal kejadiannya bakal seperti itu...
  2. Gak ada Rencana untuk bikin kelompok hobi
Hingga akhirnya ditahun inilah itu semua terjadi (oh... jd terharu, Lebay)
Ini berawal dari group private yang aku bikin pada bulan desember 2010, hal ini karena kesal harus sms teman utk kumpul. sekali sms 5 pertanyaan bakal muncul. nah biar jelas, aku bikin private group fb yang hanya beranggotakan 5 orang saat itu. Hunting demi Hunting kami lalui (padahal cm 3x hunting hehe..) sedikit demi sedikit nge-add teman - teman yang hobi photografi, hingga akhirnya sekarang mereka malah bilang kalo group yang aku bikin itu sebuah komunitas (wew, terkejut shock aku jadinya) karena group itu sudah terisi 19 orang (data terakhir saat tulisan ini ditulis).

Walau terjadi tidak seperti crop cirlce, namun aku sadarnya seperti Crop Circle (gak ngerti ya, kcian...). Dan dengan enjoynya aku bilang ini tetap Private Group tak perlu ada struktural, cukup bikin logo aja, biar gampang bila ada urusan soal proposal dan surat menyurat lain.

Lalu apakah semuanya fotografer, oh tentu tidak. Ada model & make over jg lho
alhamdulilah... kini hunting foto jd asyik ^^,