Halaman

Kamis, April 24, 2014

Aira sakit

AIRA usia 15 hari
Nak, ada rasa lega dalam dada ketika melihat engkau kembali damai dalam selimut itu.
Kamu tau, dua minggu yang lalu ketika dokter bilang kamu kuning & berat badanmu menurun 5kg. Hal itu membuat kami merasa menjadi orang tua yang buruk karena ketidaktahuan kami nak.
Maafkan kami nak, karena tak ada yang memberi tahu kami. Kalau kamu mesti menyusu tiap 3jam sekali dalam 24jam. Kami baru tau dari dokter setelah kamu dikatakan kuning nak.
Memang kamu sering dijemur pada saat panas pagi oleh nenek, selalu digendong oleh sebei & ibumu tiap malam dan bercanda serta bicara dengan papa & ayuk kesyamu setiap hari. Dan itu semua demi perkembanganmu nak.
Kini kamu baru saja dari klinik. Karena dua hari ini kamu rewel, menangis histeris, dan kagetan. Kata dokter panasmu mencapai 38.7 dan ia memberikan parasetamol.
Kesehatanmu kami serahkan pada Allah, karena kami yakin Dia lah yang menguasai semuanya.
Sebelum magrib papa bacakan alfatihah 9x di telinga kanan & kirimu. Setelah sholat magrib papa bacakan pula surat Al-ikhlas 9x ditelinga kanan & kirimu.
Dan dengan izin Allah kamu pun sehat

Selasa, April 01, 2014

31/3 - 1/4

Malam ini, ku dikejutkan oleh suara hentak istriku. Padahal setauku ia tengah tidur pulas. Ia berkata, daa... ada air daa... spontan aku berfikir air ketubannya sudah pecah. Lansung kubangunkan mertua & ibuku untuk meyakini hal tersebut. Namun, mereka malah meragu. Mulailah ku jadi panik, tenang naldy, tinggal telpon bu suratmi aj, sesuai saran mertuaku. Dan bu bidan pun meminta bawa ketempatnya.
Rasa cemas & bahagia bercampur disaat itu, alhamdulilah hati ini selalu tenang, jadi barang tidak banyak yang ketinggalan.
Cuma saja aku baru ingat klo BPJSku masih belum ada kartunya, bolak balik kami berempat, gara² bu suratmi tidak bisa menangani istriku melahirkan secara normal.
Dalam hatiku istriku pastilah sedih, karna ia menginkan lahiran secara normal ditempat bu Suratmi. Tapi aku tak merisaukan itu, yang penting istriku bisa ditangani oleh medis yang tepat.
Jam 11.02 kami sampai di RSHB batam, karena tidak berpengalaman, banyak begono begini tentang rujukanlah dan ini itu yang membuatku ling lung, tapi syukurlah hati ini tenang.
Kami kembali ke rumah dan membawa surat sementara dari jamsostekku yang sebenarnya sudah expired. Dan memang tiada disangka klo surat itu bermasalah, karena klinik rujukkanku mengatakkan jamsostekku tidak terdaftar di Bodi Rosari.
Syukurlah mereka mau menangani walau kulihat mereka tidak begitu ahli, tapi nurani mereka yang kuhargai. Walau kuhampir emosi melihat cara mereka memperlakukan istriku. Hadeeeh....
Dan akhirnya, mereka menyerah, dan berita buruknya mereka tidak bisa mengeluarkan surat rujukan.
AIRA usia 2 Hari
Okey gak masalah, karena kutau itu semua salahku yang selalu menjadi pelupa. Padahal berkasnya tinggal diantar aj huft...
Lalu kuberanikan diri membawa istriku ke RSHB, sebelum tiba di RSHB pak Zaki menelponku, ia mengatakan hal ini tidak perlu terjadi jika aku sudah mengumpulkan berkas BPJS. Iya... aq tau klo itu salahku, jadi kutrima saja.
Pak zaki memintaku besok ke BPJS, yah mungkin bisa aman aku pun belum tau.
Sesampai di RSHB entah mengapa aku lansung memberikan form kertas sementara itu ke Receptionst, dan ia menyuruhku lansung ke ruang Persalinan. Wow...
Ya... walaupun setelah istri masuk dalam ruang persalinan. Sang dokter menanyakan BPJS/Swasta.
Kini kutinggal menunggu 2 hal, menunggu anakku lahir, atau menunggu esok mesti ke BPJS. Aku pun belum . Karena klo bsk mesti operasi maka cash Rp5.120.000 mesti di cicil Rp3.120.000 dlu, ya Allah bantu hambamu ini.

05.25am

AIRA baru lahir 0 hari
Pikirku akan melalui pagi ini dengan suara azan & suara tangis anakku. Tapi ternyata besar badannya membuat istriku harus di operasi, syukurlah tabungan dari MHS masih tersimpan rapi dalam ATM siaga, alhamdulilah walau tanpa BPJS aq bisa mempercepat operasi, taulah harus bayar cicilan Rp3.500.000 dari Rp5.250.000 baru istriku bisa menjalani operasi.
Kini kumenunggu, dengan keyakinan bahwa Allah akan mempermudah ini semua, sama seperti beliau telah mempermudah aq menabung, menikah & memiliki anak. Trimakasih ya Allah, haru rasanya mendapatkan pertolongan dari-Mu ya Allah.
Tolonglah kami ya Allah, permudahkanlah segalanya bagi kami. Karena hanya engkaulah sang Maha yang dapat membantu kami. Aamiin yaa rabbal alamiin...