Halaman

Jumat, Juni 10, 2011

Kala kili

Bukanlah sesuatu terkadang harus digapai dalam benak yang mencapai konak,
arah dalam damai kontras dan dalam lagu cinta bersemi disana sini.
Mungkin hanya akan memberatkan benak yang sudah terkontaminasi dengan aral yang kadang menghampiri dan cukup berat untuk ditindak lanjuti lalu lewati turunan yang cukup membuat pesona dalam kagum. plesetannya jadikan petualangan seru haru menggeliat saat smua kandas terlampaui.

Cintaku bukanlah singgasana yang cukup roman, karena ia datang begitu saja
Tak masalah jika kau tak tau, aku hanya berekspresi mengatakannya
Anggap saja bacaan ini hanya serpihan kata hati yang keluar

Akh...
Sendiri, adalah senja menuju kelamku
Kau datang, temani dalam mimpi
Bunga tidurku yang selalu tersenyum dalam padatnya hariku

Pagi menyapa, hallo kataku !
Dan ia datang seperti mentari sinari pagi
Hangat terasa, hingga tak ingin hilangkan kenikmatan ini
Taburan harum pun bertaburan dalam hirup segar, hilangkan beban pikiran yang ada
Tenang hati seperti lambain semeru angin yang membelai indah pagi
Hingga menjadi elemen dalam warna fajar indah disekelilingku

Dan aku tak ingin berandai-andai
Ini adalah jiwa yang selalu menanyakan hari indah
Adalah suatu dalam kala yang entah berantah

Tak masalah jika belum memiliki, yang penting begitulah ia
Ucap indah atau hanya sebuah tatapan bukanlah sesuatu yang harus disegani
Asal terasa dalam hati, ia akan bermakna disetiap ingatanmu yang semakin renta

Tidak ada komentar: