Usai sudah sebulan lamanya kita bersama, namun pertengkaran ini tak usai - usai padahal sudah kulalui 2 hari tanpamu. Namun kau membisu tiada berkata padaku, meski kau selalu memberi kabar pada ibuku. Namun itu cukup sedikit membuatku merasa kehilanganmu.
Entah kejutan yang bagaimana yang akan kau tumpahkan nanti, dihari yang sebenarnya hari yang mengingatkanku akan kelahiranku. Dan terasa sekali kejamnya engkau kasih, sedikit sepele kau keluhkan jadi sepi semestaku rasa.
Ada rasa ingin marah namun berkabut rindu yang mencekam didada, rindukan kehangatan kasih dan cintamu yang telah kau berikan padaku.
Jumat, April 20, 2012
Jumat, April 06, 2012
do'a ibuku
Dalam do'a-nya ibuku berkata:
Nak cari yang soleha ya. Yang bisa menjagamu setiap waktu. Yang mau menerima miskinmu, yang bisa bercerita tentang indahnya iman. Bukan seperti menantu teman ibumu yang acuh disaat ibu mertuanya kesusahan. Mereka hanya diam saat orang tua mereka membutuhkan pertolongan.
آَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنَْ
Nak cari yang soleha ya. Yang bisa menjagamu setiap waktu. Yang mau menerima miskinmu, yang bisa bercerita tentang indahnya iman. Bukan seperti menantu teman ibumu yang acuh disaat ibu mertuanya kesusahan. Mereka hanya diam saat orang tua mereka membutuhkan pertolongan.
آَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنَْ
Langganan:
Postingan (Atom)