Biarkan ia bersemayam dalam angan
Kendorkan kaku yang sempat menjadi langganan
Hilangkan semua semu yang sudah tersandarkan
Aku hilang dalam nyata
Larut dalam duka yang tak tampak nyata
Jauhkan kelu hati yang membara
Mungkin aku jua yang tidak peka
Jauhkan diri dari asmara
Hapus jejak karna kecewa
Inilah aku saat kau tau
Bukanlah orang yang selalu dapat menghiburmu
Tak selamanya aku akan bisa begitu
Limit waktuku semakin hari semakin sempit
Kau tau itu saat kukatakan terasa sakit
Jadilah ia bahan yang tak kuketahui walau sedikit
Jika kau mau, katakan saja padaku
Tak perlu kau hilangkan kata karena malu
Aku cukup dengarkan semua kata itu
Batam, 16 Maret 2011
Rabu, Maret 16, 2011
Kamis, Maret 10, 2011
Rumahku yang kosong
Kutaja semua jalan walau tak sempurna
Dalam indah kemewahan hati yang tertanam dengan tenang
Khayalan tak nyata bukanlah suatu cita
Disudut hati yang tertumpu
Kukumandangkan suara denyut rindu yang tidak tumpul
Jadikan hari ini hilang satu keistimewaan
Lagu lama lagu baru peneman diri berlalu
Tak ayal rekaan diri pun tertumpu pada lamunan
Hanyut dan terbang bersama angan mimpi
Walau sempat terbangun
Namun tak redakan erosi kesendirian
Terekap dalam sajian sepi
Sejenak kupikirkan lagi pekerjaan yang tak siap
Hanya malas yang berkata mata hati pun serasa berasap
Tak ada yang ingin kulakukan selain melamun dan menyendiri
Rasanya ini pikiran bodoh yang berkumandang
Hipnotis diri sendiri yang galau merindu
Kurangkan semangat untuk selalu bisa mengahadapi liku
Padahal setiap detik yang berlalu ini sudah mulai menikamku
Dengan beberapa komplain dan beberapa terjangan keangkuhanku
Sombong dalam kenyataan yang ada
Lalu sampai kapan ini akan berakhir
Hanya menanti sosok yang selalu kupikir
Entah dia bisa jadikan hariku kembali terukir
Hanya saja hidup terlalu misteri untuk dipuisikan
Tak pernah tau apa yang akan terbagikan
Dalam aral yang selalu berkumandangkan
Jika engkau baca ini
Maka apakah engkau bisa menaklukkan hari?
Apa yang sudah engkau taklukkan kini?
Batam, 10 Maret 2011
Dalam indah kemewahan hati yang tertanam dengan tenang
Khayalan tak nyata bukanlah suatu cita
Disudut hati yang tertumpu
Kukumandangkan suara denyut rindu yang tidak tumpul
Jadikan hari ini hilang satu keistimewaan
Lagu lama lagu baru peneman diri berlalu
Tak ayal rekaan diri pun tertumpu pada lamunan
Hanyut dan terbang bersama angan mimpi
Walau sempat terbangun
Namun tak redakan erosi kesendirian
Terekap dalam sajian sepi
Sejenak kupikirkan lagi pekerjaan yang tak siap
Hanya malas yang berkata mata hati pun serasa berasap
Tak ada yang ingin kulakukan selain melamun dan menyendiri
Rasanya ini pikiran bodoh yang berkumandang
Hipnotis diri sendiri yang galau merindu
Kurangkan semangat untuk selalu bisa mengahadapi liku
Padahal setiap detik yang berlalu ini sudah mulai menikamku
Dengan beberapa komplain dan beberapa terjangan keangkuhanku
Sombong dalam kenyataan yang ada
Lalu sampai kapan ini akan berakhir
Hanya menanti sosok yang selalu kupikir
Entah dia bisa jadikan hariku kembali terukir
Hanya saja hidup terlalu misteri untuk dipuisikan
Tak pernah tau apa yang akan terbagikan
Dalam aral yang selalu berkumandangkan
Jika engkau baca ini
Maka apakah engkau bisa menaklukkan hari?
Apa yang sudah engkau taklukkan kini?
Batam, 10 Maret 2011
Cinta Vs Persahabatan
Bukanlah sesuatu yang hendak kita tapaki
Ketika semua usai tersudahi
Bukan noda dalam waktu yang sakti
Aku takkan mau mengatakan ini salah
Kau yang memulai kata tanpa menginginkan kalah
Tersendat dalam ego kakumu yang tak musnah
Jalur waktu yang kutaja ini
Tidaklah sengaja kutapaki
Aku hanya melalui alur yang tersedia disini
Kau bukanlah sahabatku
Karena kau hanya tau inginmu
Hingga aku tak perlu bertemu denganmu
Walau begitu dalam doa aku berharap kau sadar teman
Detik menit dan waktu yang berlalu ini hanyalah jalan
Saat kau menginginkan wanita yang kau idamkan
Tak perlu kudengdangkan dendam padamu
Dalam rona waktu aku saja tak tau apa isi hatinya padaku
Untuk itu tak ada gunanya ku sombongkan sesuatu
Batam, 10 Mar 2011
Ketika semua usai tersudahi
Bukan noda dalam waktu yang sakti
Aku takkan mau mengatakan ini salah
Kau yang memulai kata tanpa menginginkan kalah
Tersendat dalam ego kakumu yang tak musnah
Jalur waktu yang kutaja ini
Tidaklah sengaja kutapaki
Aku hanya melalui alur yang tersedia disini
Kau bukanlah sahabatku
Karena kau hanya tau inginmu
Hingga aku tak perlu bertemu denganmu
Walau begitu dalam doa aku berharap kau sadar teman
Detik menit dan waktu yang berlalu ini hanyalah jalan
Saat kau menginginkan wanita yang kau idamkan
Tak perlu kudengdangkan dendam padamu
Dalam rona waktu aku saja tak tau apa isi hatinya padaku
Untuk itu tak ada gunanya ku sombongkan sesuatu
Batam, 10 Mar 2011
Senin, Maret 07, 2011
Sore di Pelataran Jalan
Masih terniang kejadian siang ini
Saat semua sibuk tertuai
Dalam hangatnya hari
Walau tak sengaja
Namun rasaku tak bisa berdusta
Nikmat indah yang selalu kudamba
Ada harap dari kejadian ini
Tak ingin berakhir kini
Karena aku bersedia menemani
Dalam sore puisi ini
Aku merindukanmu disisi
Ratuku dalam segala hal ini
Disini...
Seakan ingin kukuasai hari
Dan katakan semua rindu dihati
Walau tanpa verbal yang kadang susah dicerna
Namun cinta tlah memberiku rasa
Kondisi sepi bukanlah alasannya
Batam, 7 Mar 2011
Saat semua sibuk tertuai
Dalam hangatnya hari
Walau tak sengaja
Namun rasaku tak bisa berdusta
Nikmat indah yang selalu kudamba
Ada harap dari kejadian ini
Tak ingin berakhir kini
Karena aku bersedia menemani
Dalam sore puisi ini
Aku merindukanmu disisi
Ratuku dalam segala hal ini
Disini...
Seakan ingin kukuasai hari
Dan katakan semua rindu dihati
Walau tanpa verbal yang kadang susah dicerna
Namun cinta tlah memberiku rasa
Kondisi sepi bukanlah alasannya
Batam, 7 Mar 2011
Trala Trili Rasanya ツ
Karena terkadang susah mengungkapkan kata itu dengan mulut,
hanya emoticonlah yang dapat sedikit membantu.
Haha...
walau hanya salah kirim sms,
namun jadikan hari ini full of spirit.
Alhamdulilah
hanya emoticonlah yang dapat sedikit membantu.
Haha...
walau hanya salah kirim sms,
namun jadikan hari ini full of spirit.
Alhamdulilah
Minggu, Maret 06, 2011
Ketika ku harus smashkan keadaan
Siang dalam suasana terik
Jadikan keadaan semakin menukik
Temanku mulai klak klik
Bicara soal jujur
Adalah suatu tolak ukur
Dan tentunya jangan sampai kufur
Saat temanku katakan hahaha...
Aku hanya dapat membalas dengan Hah?
Sambil melihat realita yang terpanah
Ada harapan yang tersirat dihati
Dalam doa yang bergelimang pada Ilahi
Permohonan yang selalu kunanti
Semoga kekusutan ini terjawab melalui satu kata
Sebuah harapan dari binasanya nuansa
Takluk dalam damai yang MAHA PENCIPTA
Batam, 6 Mar 2011
Jadikan keadaan semakin menukik
Temanku mulai klak klik
Bicara soal jujur
Adalah suatu tolak ukur
Dan tentunya jangan sampai kufur
Saat temanku katakan hahaha...
Aku hanya dapat membalas dengan Hah?
Sambil melihat realita yang terpanah
Ada harapan yang tersirat dihati
Dalam doa yang bergelimang pada Ilahi
Permohonan yang selalu kunanti
Semoga kekusutan ini terjawab melalui satu kata
Sebuah harapan dari binasanya nuansa
Takluk dalam damai yang MAHA PENCIPTA
Batam, 6 Mar 2011
Sebuah penasaran yang asyik
Siang panas terik mentari
Teringat aku akan ajakan seorang putri
Sayang pertanyaan sms tak dibalas sedari tadi
Penasaran semakin menjadi-jadi
Pulsa As pun ikhlas terbagi
Terucap salam dari sang putri
Ia berikan informasi yang kubutuhkan
Sedikit canda sebagai bumbu percakapan
Tanda keakraban telah terjalin dengan sopan
Ada rasa suka dan duka yang menghangat saat itu
Ada tawa, canda dan kesal yang satu
Rasanya tak rela jika itu cepat berlalu
Batam, 6 Mar 2011
Teringat aku akan ajakan seorang putri
Sayang pertanyaan sms tak dibalas sedari tadi
Penasaran semakin menjadi-jadi
Pulsa As pun ikhlas terbagi
Terucap salam dari sang putri
Ia berikan informasi yang kubutuhkan
Sedikit canda sebagai bumbu percakapan
Tanda keakraban telah terjalin dengan sopan
Ada rasa suka dan duka yang menghangat saat itu
Ada tawa, canda dan kesal yang satu
Rasanya tak rela jika itu cepat berlalu
Batam, 6 Mar 2011
Kamis, Maret 03, 2011
Ketika sendiri
Malam deadline,
hari-hari penuh dengan memikirkan cara agar bisa memberikan hal terbaik. Namun sebenarnya ketidaksempurnaan ini menjadikan kesendirian itu menjadi tidak asyik.
Ada rindu yang menggebu, ada rasa yang selalu ingin disampaikan, ada harapan pada seorang Ratu yang datang menghilangkan kesunyian.
Dalam Gelapku dan saat sendiriku yang semakin mengonak, ku mohon pada Allah untuk menghilangkan kesepian ini berharap dalam doa kudapatkan sesuatu yang bisa membuatku menyembah pada-Nya dan aku percaya ia pasti mengerti rasa ini.
hari-hari penuh dengan memikirkan cara agar bisa memberikan hal terbaik. Namun sebenarnya ketidaksempurnaan ini menjadikan kesendirian itu menjadi tidak asyik.
Ada rindu yang menggebu, ada rasa yang selalu ingin disampaikan, ada harapan pada seorang Ratu yang datang menghilangkan kesunyian.
Dalam Gelapku dan saat sendiriku yang semakin mengonak, ku mohon pada Allah untuk menghilangkan kesepian ini berharap dalam doa kudapatkan sesuatu yang bisa membuatku menyembah pada-Nya dan aku percaya ia pasti mengerti rasa ini.
Langganan:
Postingan (Atom)