Keruh rasanya melihat tampilan nama itu, ada sedikit analisa yang mengakibatkan rasa cemburu. Mungkin benar ia hanya iseng, atau kata iseng itu hanya dikatakan sebagai pencair suasana yang sedikit penasaran. Rasanya tak mungkin memenangkan ego karena ambisi ini, terkatakan saja tidak, apalah nanti katanya padaku, walau sebenarnya aku tak peduli dengan kata-katanya akan pertanyaan itu.
Lirih jua terkadang, ada kepikiran dan ada yang hendak kuketahui tentang rasa, tentang tatapan dan tentang senyuman yang senang sekali kurasakan. Ada laku indah selalu di dirimu yang jadikan aku semakin terpesona, namun kita tidak ada ikatan. Tak ada janji tak ada ucap cinta, namun rasa sayang selalu menganga baik dalam kondisi sesulit ini, aku mungkin tak pernah bisa berikan perhatian lebih, mungkin ada seseorang yang menginginkanmu lalu memberikan perhatiannya padamu. Jujur kuingin berikan duniaku, namun aku tak begitu memahami cara memberikannya.
Jika saja siksa ini dapat berakhir dengan indah dari canda tawa yang kita syahdukan bersama, aku tetap merasa gelisah saat kau bilang tak ada cinta disana. Mungkin kau hanya ingin bermain, sayangnya api yang membakar tak bisa dipadamkan begitu saja.
Kontemplasi dalam keheningan malam ini bertabuh pada suasana entah berantah, semangatku seakan terganggu dari usik wajah dan senyummu yang indah. Akankah ini berakhir dengan tragis? atau hanya kebisuan belaka hingga rasa itu hilang dari senja dan menjadi malam.
Aku adalah lelaki yang penuh ego, tak kusarankan kau untuk menanyakannya kenapa. Karena setiap lelaki memang begitu, mereka hanya ingin mempertahankan sesuatu walau terkadang ia salah menata, aku pun bisa menciptakan indah itu meski bukan seperti mau mu. Dan tentunya aku tak sehebat sang Maha Pencipta yang dapat menciptakan begitu sempurna.
Kau adalah wanita, dalam hening itu kau akan diam dengan sedikit melakukan sesuatu, kadang jiwamu inginkan dekapan, namun ragamu terkurung dalam kebimbangan karena kau tidak mendapatkan dekapan. Hingga kau pun menginginkan terbang layaknya putri kayangan yang tersenyum diatas pelangi kehidupannya.
Jika saja kau tanyakan padaku dekapan itu, maka aku akan menjawabnya, dan jika kau tanyakan apakah aku bisa memberikannya maka aku akan berkomitmen padamu. itulah mengapa aku begitu ego.
Minggu, Mei 29, 2011
Rabu, Mei 25, 2011
Karena takut itu payah
Aku mulai sadar, saat bulan menerangi hidupku jalan sepi tertuju dalam singgana yang tak kunjung hilang akan sepi. Jalan mulai terisi saat pagi menjelang, mungkin bukan ornamen berhala yang selalu terpajang disetiap ruas-ruas mimpi. Kadang hadir sang pujangga yang tertibkan suasana dibalik tirai kemarahan.
Ada ruang disudut itu, ia adalah suasana yang kadang buat semangat semakin menjadi-jadi. Hilangkan kata msnah pada sepi yang terpatri. Namun taukah engkau saat takut menghampiri, semua itu musnah dalam cemburu yang tak terangkaikan, meski kau tau ia takkan pernah berkata untuk apa kamu disini.
Namun takut dan susah itu payah, hilangkan kesempatan pada kenyataan. Hingga bulan lenyap dalam kelam, kamu akan merasa sepi dalam gelap yang menerpa.
Karena payah, aku tekadkan niat untuk hilangkan kepayahan itu, semoga ada jalan keluar
Ada ruang disudut itu, ia adalah suasana yang kadang buat semangat semakin menjadi-jadi. Hilangkan kata msnah pada sepi yang terpatri. Namun taukah engkau saat takut menghampiri, semua itu musnah dalam cemburu yang tak terangkaikan, meski kau tau ia takkan pernah berkata untuk apa kamu disini.
Namun takut dan susah itu payah, hilangkan kesempatan pada kenyataan. Hingga bulan lenyap dalam kelam, kamu akan merasa sepi dalam gelap yang menerpa.
Karena payah, aku tekadkan niat untuk hilangkan kepayahan itu, semoga ada jalan keluar
Jumat, Mei 20, 2011
core i5 wuih...
alhamdulilah, laptop lama laku, ampe jam segini masih saja mengencani 4750-ku yang baru.
Senin, Mei 09, 2011
Kontras
Dalam sebuah tatanan kehidupan terlalu banyak sesal yang kadang mesti terkuak, apakah hanya sekedar gurauan yang terlepas dari mulut yang tak punya nyali untuk berkata maaf, atau hanya sebuah ilusi yang takkan pernah bisa terleasiasi. Sering silih berganti datang dan pergi dengan menyisakan bekas yang terkadang pahit atau bisa pula sebaliknya.
Pemikiran terkadang pun susah dikontrol dalam maraknya kalimat sinis yang sering mencuat, jadikan diri terhipnotis dan mulai menyalahkan orang dan keadaan sekeliling, padahal ego dalam diri adalah pemicu dari permasalahan yang ada.
Tidak salah jika punya banyak ide, sekitar kita dan semesta diciptakan untuk kita. Kecemerlangan ide adalah kunci pemicu semangat mencapai tujuan. Agar bisa terbang melayang di angkasa, meluncur diatas air, menyelam kedasar laut atau hanya sekedar bisa melaju di jalanan luas. Adalah hasil karya dari sebuah khayalan yang tertuang dalam ide, namun itu semua takkan ada tanpa realisasinya.
Akhir kata, saya bukanlah seseorang yang pantas untuk dikatakan tak punya salah. Namun berkaca dari kesalahan orang lain dan mencari solusi adalah pesan yang selalu berkumandang disetiap diri manusia, semoga ikhwal renungan ini jadikan nasehat yang meluruskan kembali keadaan diri.
Pemikiran terkadang pun susah dikontrol dalam maraknya kalimat sinis yang sering mencuat, jadikan diri terhipnotis dan mulai menyalahkan orang dan keadaan sekeliling, padahal ego dalam diri adalah pemicu dari permasalahan yang ada.
Tidak salah jika punya banyak ide, sekitar kita dan semesta diciptakan untuk kita. Kecemerlangan ide adalah kunci pemicu semangat mencapai tujuan. Agar bisa terbang melayang di angkasa, meluncur diatas air, menyelam kedasar laut atau hanya sekedar bisa melaju di jalanan luas. Adalah hasil karya dari sebuah khayalan yang tertuang dalam ide, namun itu semua takkan ada tanpa realisasinya.
Akhir kata, saya bukanlah seseorang yang pantas untuk dikatakan tak punya salah. Namun berkaca dari kesalahan orang lain dan mencari solusi adalah pesan yang selalu berkumandang disetiap diri manusia, semoga ikhwal renungan ini jadikan nasehat yang meluruskan kembali keadaan diri.
Langganan:
Postingan (Atom)