Mungkin bukan sekedar ucap yang keluar, seketika tadi dihari ini aku bercengkrama dengan dia dan mereka. Ada makna disetiap canda yang tercipta, ada alasan mereka melakukan itu semua. Semua harapan dari pengharapan di tahun ini.
Waktu pagi ini pun bukan sekedar temu sapa yang terjadi, lama rasanya kunantikan pagi yang indah ini dan berharap ada peluang disetiap kehadirannya. Walau dalam diri ada tekanan yang terkadang tak pernah bisa kukatakan dengan curahan kata yang banyak pada orang lain. Aku hanya bisa mendengarkan mereka berkata, karena takut ucapku takkan sesuai menggambarkan gamang yang terjadi.
Aku bersyukur mereka berikan inspirasi pada kenyataan yang mereka rasakan, mulai dari canda mereka beranjak mengatakan ikhwal realita yang mereka jalani. Temanku pak Darwin mengatakan perjumpaannnya dengan sang istri melalui sebuah kata cinta. Dan temanku Noni memberikan nasehatnya disela kesalahan yang terjadi padaku karena ia menganggap itu adalah perilaku yang tak perlu kuulangi lagi. Cobalah untuk ikhlas dan melupakan apa yang telah kau berikan katanya padaku namun dengan kata-kata contoh yang ia rasakan.
Namun semangat dan resah itu bersatu dalam diri, dan ingin kuterobos dengan sebuah keputusan hakiki, agar jalan ini nampak nyata, tidak buram dan penuh kabut gelisah. Karena ada garis finish didepan yang kita yakini sebagai TAKDIR. Dan cara yang tepat adalah melakukan sesuatu (entah apa).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar