Ah...
Rasanya gak enak banget hati ini
Ada rasa bersalah luar biasa
Takut murka yang kuasa
Timbulkan terjal juram yg aku takutkan
Pada hal byk yg mesti ku kejar
Kisah hati yg terlayang ubankan sisa usia yang telah terpejamkan
Mungkinkah aku lari sementara jinak koar mereka tersedu sedu di hp-ku
Mungkinkah aku kan tenang jika hati ini kayakan gundah gulana senja yang habiskan tabir surya
Kukata malah aku yang tak kuasa. ooh... cukupkan komplain mereka biarkan ia lewat begitu saja
Karena asa mengusam kinerja tua
Bukan lagi apresiasi
Hanya kocar kacir yang menggema
Di hebohkan suaka juram keanekaan
Kurasa sudah siap
Kuberkata si curahan belakangkan sistimatika slamat tinggal kata
ツ
Senin, Februari 27, 2012
Sabtu, Februari 25, 2012
Sucikan Kehilangan
Suram kelana malam
Kasih ternyata hilang drastis
Kesekian kali dalam hitungan taktis
Entah ini cobaan
Atau memang harus slalu ada
Klasik rasanya
Ku hanya kejang menerima
Asaku hilangkan cinta pengembara
Yakin Tuhan telah berkehendak
Iya memang sedih
Tapi tawa temani sedari tadi
Jangkarkan senang uapkan kecewa
Patah hati bukanlah cerita
Karena tak kusesali yang ada
Kusadar masih ada labirin didepan mata
Mungkin kamu, dia & kalian
Tidak seberuntung saya
Dan akupun begitu
Hanya ampu yang kumiliki
Menangani terjalnya hari
Kuasai sepi pengelana
Dan tentu takkan bosan ku berdoa
Tebar positif yang menjulang buana
Kadarkan kaedah yang bergulana
Namun kan kubekali diri
Dengan tenang demi cengkramkan sakit itu
Hingga tak kukatakan aduh lagi
Kasih ternyata hilang drastis
Kesekian kali dalam hitungan taktis
Entah ini cobaan
Atau memang harus slalu ada
Klasik rasanya
Ku hanya kejang menerima
Asaku hilangkan cinta pengembara
Yakin Tuhan telah berkehendak
Iya memang sedih
Tapi tawa temani sedari tadi
Jangkarkan senang uapkan kecewa
Patah hati bukanlah cerita
Karena tak kusesali yang ada
Kusadar masih ada labirin didepan mata
Mungkin kamu, dia & kalian
Tidak seberuntung saya
Dan akupun begitu
Hanya ampu yang kumiliki
Menangani terjalnya hari
Kuasai sepi pengelana
Dan tentu takkan bosan ku berdoa
Tebar positif yang menjulang buana
Kadarkan kaedah yang bergulana
Namun kan kubekali diri
Dengan tenang demi cengkramkan sakit itu
Hingga tak kukatakan aduh lagi
Senin, Februari 13, 2012
Syahdu kemilau
Malam yang kelabu
Bukan sendu yang gemilang
Tuas hati yang sedang bergemang
Syahduku kemilaukan gema
Hindarkan benci yang tidak kupandang
Inginkan takdir bahagia dihadapan
Mungkin kala kan bergulir
Saat kapan masih terbayang
Dalam entah yang berkumandang
Susah senang moga berjuang
Instankan asa yang semakin tak berpandang
Salamkan jamuan renta galang
Bukan sendu yang gemilang
Tuas hati yang sedang bergemang
Syahduku kemilaukan gema
Hindarkan benci yang tidak kupandang
Inginkan takdir bahagia dihadapan
Mungkin kala kan bergulir
Saat kapan masih terbayang
Dalam entah yang berkumandang
Susah senang moga berjuang
Instankan asa yang semakin tak berpandang
Salamkan jamuan renta galang
Langganan:
Postingan (Atom)