Halaman

Rabu, Desember 19, 2012

Emosi tahta berjangka

Belenggu nikmat asa
Terjunkan nuansa terbiasa
Bungkam puasa kuasa

Bukan takdir
Yang semakin menggetir
Sisakan jiwa yang semintir

Buana kejangkan tahta
Endus pana tangtana
Kepal jiwa tak tentram lara

Ini hitam pekat
Kristal jiwa lekat
Seperti teropet kilat

Kelam bukan kepal
Tangguhkan durja aral
Simpan hening tapal

Tidak ada komentar: