Halaman

Sabtu, Desember 22, 2012

Aku pamit teman

Kemaren sibukku menjadi agenda padat saat harus memenuhi panggilan kepsek Al-azhar. Dari interview hingga psikotes pun kujalani, berharap ini adalah jalan terbaik mencari rizki. Jum'at berlalu hingga ashar hampir beradu, aku pun pulang dengan pesan yang mereka tunggu.

Pagi ini, kuputuskan untuk resign dari sekolah yang telah memberikanku sejuta pengalaman. MHS sampai jumpa, lirihku dalam hati sedih pilu tak tau bagaimana kubendung. Aku pamit, bukan karena luka kata teman yang mebyakitiku. Atau kasar prilaku manajemen padaku, sungguh itu tidak benar. Aku pamit karna ongkos sudah mulai naik, sementara rencana pernikahan mulai membuatku panik.

Masih terasa pilu kepergian ini, saat semua guru seperjuangan merangkul erat jabat tanganku, mereka tak rela. Hingga air mata pun jatuh tanpa isak. Aku menangis di hadapan mereka. Tak kusangka tali pertemanan kita begitu erat hingga tak dapat lepas begitu saja.

Smoga sukses teman. Aku pamit

Tidak ada komentar: