Lalu waktu pun bersaksi bisu diantara segala carut marut yang terjadi, mungkin ini adalah bagian dari pengalaman atau memang dilevel ini memang harus terguncang dan bla bla hal lainnya yang kurasa ini bagian dari pembelajaran diri.
Waktu pun bergulir, kutemukan [mereka] aral yang menjadi perintang adalah mereka yang mengangkatku ke permukaan dan sedikit demi sedikit 'menggeser' ku dengan dalih yang sebenarnya tak dicerna terlebih dahulu.
Dan waktu pun berkuak, menampakkan segenap jatuh, namun tidak berasa. Karena telah kutemukan 'karunia' Nya disaat itu. Saat sebelum mereka mulai menggeser dan aku pun terselematkan oleh Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar