Kadang berbagi itu berada diluar logika, ada hal sederhana yang terjadi. Namun faktanya mencuat dan bagi sebagian orang hal ini malah memicu perselisihan.
Dan dalam hal ini akal perlu dilapisi realistis & ikhlas, bukan perasaan kritis yang datang mengikis tentram.
Sederhananya mengapa marah adalah sifat tercela? Karna seseorang perlu bernalar positif & realistis, dan disini agama tidak mengajarkan 'namun bagaimana jika marah adalah positif?' Hal ini supaya kita tetap teratur, dalam berkata. Sebab berkata saat amarah adalah ketidak selarasan realistis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar