Malam ini, ku dikejutkan oleh suara hentak istriku. Padahal setauku ia tengah tidur pulas. Ia berkata, daa... ada air daa... spontan aku berfikir air ketubannya sudah pecah. Lansung kubangunkan mertua & ibuku untuk meyakini hal tersebut. Namun, mereka malah meragu. Mulailah ku jadi panik, tenang naldy, tinggal telpon bu suratmi aj, sesuai saran mertuaku. Dan bu bidan pun meminta bawa ketempatnya.
Rasa cemas & bahagia bercampur disaat itu, alhamdulilah hati ini selalu tenang, jadi barang tidak banyak yang ketinggalan.
Cuma saja aku baru ingat klo BPJSku masih belum ada kartunya, bolak balik kami berempat, gara² bu suratmi tidak bisa menangani istriku melahirkan secara normal.
Dalam hatiku istriku pastilah sedih, karna ia menginkan lahiran secara normal ditempat bu Suratmi. Tapi aku tak merisaukan itu, yang penting istriku bisa ditangani oleh medis yang tepat.
Jam 11.02 kami sampai di RSHB batam, karena tidak berpengalaman, banyak begono begini tentang rujukanlah dan ini itu yang membuatku ling lung, tapi syukurlah hati ini tenang.
Kami kembali ke rumah dan membawa surat sementara dari jamsostekku yang sebenarnya sudah expired. Dan memang tiada disangka klo surat itu bermasalah, karena klinik rujukkanku mengatakkan jamsostekku tidak terdaftar di Bodi Rosari.
Syukurlah mereka mau menangani walau kulihat mereka tidak begitu ahli, tapi nurani mereka yang kuhargai. Walau kuhampir emosi melihat cara mereka memperlakukan istriku. Hadeeeh....
Dan akhirnya, mereka menyerah, dan berita buruknya mereka tidak bisa mengeluarkan surat rujukan.
![]() |
| AIRA usia 2 Hari |
Lalu kuberanikan diri membawa istriku ke RSHB, sebelum tiba di RSHB pak Zaki menelponku, ia mengatakan hal ini tidak perlu terjadi jika aku sudah mengumpulkan berkas BPJS. Iya... aq tau klo itu salahku, jadi kutrima saja.
Pak zaki memintaku besok ke BPJS, yah mungkin bisa aman aku pun belum tau.
Sesampai di RSHB entah mengapa aku lansung memberikan form kertas sementara itu ke Receptionst, dan ia menyuruhku lansung ke ruang Persalinan. Wow...
Ya... walaupun setelah istri masuk dalam ruang persalinan. Sang dokter menanyakan BPJS/Swasta.
Ya... walaupun setelah istri masuk dalam ruang persalinan. Sang dokter menanyakan BPJS/Swasta.
Kini kutinggal menunggu 2 hal, menunggu anakku lahir, atau menunggu esok mesti ke BPJS. Aku pun belum . Karena klo bsk mesti operasi maka cash Rp5.120.000 mesti di cicil Rp3.120.000 dlu, ya Allah bantu hambamu ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar