Disini ingin kutorehkan kegembiraanku yang insyAllah menjadi seorang ayah, aamiin... walaupun sebenarnya tidak segampang yang kukira disaat dulu waktu kulihat orang tua bertamasya bersama anak dan istri mereka. Ada banyak hal yang tak terduga terjadi.
Teman-temanku merasa gembira
Itulah yang dirasakan teman-teman seprofesi di SMK Al-azhar ketika mereka mengetahui istriku hamil, padahal ingin sekali rasanya menrahasiakannya, agar suprise itu lebih terasa hha... maklumlah, diri ini suka sekali dengan suprise. Tapi ya sudah ga papalah, lagian mereka malah yang memberikan do'a yang baik nantinya. Mereka mulai mengetahui pada saat diadakannya acara dirumah Kepala Sekolah yang lama (ibu Isnanelli, S.Pd) dan karena keadaan istriku (hamil 1bulan) ia sengaja tak kuajak, mengingat kata ibuku jangan naik kendaraan jauh-jauh dulu demi keselamatan janin, lagian juga kasihan melihat istriku mabuk darat pada saat aku ajak ia berobat kebidan yang hanya berjarak 200 meter dari rumah dengan menggunakan motor.Namun walaupun teman-teman seprofesi mengetahuinya, tidak semua teman-teman seperkuliahan mengetahui ini, hhe... biarlah mereka terkejut nantinya ;)
Keluarga merasa gembira
Ibu mana yang tak bahagia mengetahui kalau dirinya akan menjadi seorang nenek, perasaan itu muncul melihat kesibukkan ibuku memasak dan memberikan perhatian ekstra pada istriku, tentunya aku sebagai anak tidak merasa keberatan. Malah merasa ibu sangat membantuku, walaupun istriku merasa tidak enak hati, tapi terus terang semenjak kandungan bulan pertama, ibuku mulai memasakkan lauk pauk untuk kami berdua padahal sebelum hamil, istriku doyan sekali masaak. Kadang malah aku pula yang bakal bigung dengan pertanyaannya "Besok masak apa ya sayang?" Sayang setelah masak ibu tidak pernah makan dulu sebelum berangkat ke Aviari.Nenek & Inyiak yang disaat itu masih di Batam pun juga memberikan perhatian, mereka berkata jaga baik-baik ya, dengan hadirnya ia, akan menambah keceriaan didalam rumah ini.
Walaupun agak telat, bapak pun mengetahuinya disaat aku pergi bersamanya ke kebun (alias barelang jembatan 4). Saat itu Toke (karyawan bapak) bertanya istrimu kenapa tidak menjenguk Pak Mus kemarin (kebertulan sepekan yang lalu pak mus dirawat di RSBK karena batu ginjal) dan kukatakan kalau ia belum bisa banyak kemana-mana karena hamil. Toke pun mengatakan: Jangan suruh dia banyak kerja ya.
Istriku semakin hari semakin sayang padaku
Alhamdulilah, kegembiraanku semakin lengkap dengan hal yang ini, rasanya ingin selalu berada disisi istriku untuk menjaganya dan menemaninya, tapi sayang. Kalau gak kerja mau makan apa istri dan calon buah hatiku nantinya.Kuberharap, Ya Allah jadikanlah anakku orang yang menghambakan dirinya pada-Mu ya Allah, mudahkanlah rezki kami semua. Hindarkanlah kami dari berbagai kesusahan. Ammin... ya rabbal Alamiin...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar