Halaman

Senin, Januari 14, 2013

Tabiat

Inginku marah
Jala nadiku terpompa arah
Risau tak henti mengarah

Tobatkan asuk
Yang ingin kuhantuk
Lepaskan segala suntuk

Aku gerah melihat ia
Bersemayam tak mengira
Kakaknya bermuara duka

Ia resah
Ia pasrah
Ia lelah

Sementara ia tak boleh mengalah
Karna ia adalah galah
Yang akan membuatku terarah

Ia cintaku
Ia bagian diriku
Ia asmaraku

Ku tak rela ia tertindas
Merasa nasip diujung talas
Pasrah karna sakunya tandas

Bungaku
Perhiasanku
Api rasaku

Janganlah kau layu
Disaat terang mendayu
Angin bisikkan syahdu

Ini adalah perjuangan kita
Adalah bagian dari pengorbanan kita
Jiwa & raga kita

Tak ada aral yang hilang
Hanya usaha yakin menunjang
Kebalkan jiwa lemah yang lepas kekang

Aku...
Tanpa sribu dinar
Kuharap engkau tetap berbinar

Agar cuaca saljukan gersang
Panas redakan dingin
Dan badai sapukan gelisah

Batam, 14-1-13

Tidak ada komentar: