Inginku marah
Jala nadiku terpompa arah
Risau tak henti mengarah
Tobatkan asuk
Yang ingin kuhantuk
Lepaskan segala suntuk
Aku gerah melihat ia
Bersemayam tak mengira
Kakaknya bermuara duka
Ia resah
Ia pasrah
Ia lelah
Sementara ia tak boleh mengalah
Karna ia adalah galah
Yang akan membuatku terarah
Ia cintaku
Ia bagian diriku
Ia asmaraku
Ku tak rela ia tertindas
Merasa nasip diujung talas
Pasrah karna sakunya tandas
Bungaku
Perhiasanku
Api rasaku
Janganlah kau layu
Disaat terang mendayu
Angin bisikkan syahdu
Ini adalah perjuangan kita
Adalah bagian dari pengorbanan kita
Jiwa & raga kita
Tak ada aral yang hilang
Hanya usaha yakin menunjang
Kebalkan jiwa lemah yang lepas kekang
Aku...
Tanpa sribu dinar
Kuharap engkau tetap berbinar
Agar cuaca saljukan gersang
Panas redakan dingin
Dan badai sapukan gelisah
Batam, 14-1-13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar