Suram kelana malam
Kasih ternyata hilang drastis
Kesekian kali dalam hitungan taktis
Entah ini cobaan
Atau memang harus slalu ada
Klasik rasanya
Ku hanya kejang menerima
Asaku hilangkan cinta pengembara
Yakin Tuhan telah berkehendak
Iya memang sedih
Tapi tawa temani sedari tadi
Jangkarkan senang uapkan kecewa
Patah hati bukanlah cerita
Karena tak kusesali yang ada
Kusadar masih ada labirin didepan mata
Mungkin kamu, dia & kalian
Tidak seberuntung saya
Dan akupun begitu
Hanya ampu yang kumiliki
Menangani terjalnya hari
Kuasai sepi pengelana
Dan tentu takkan bosan ku berdoa
Tebar positif yang menjulang buana
Kadarkan kaedah yang bergulana
Namun kan kubekali diri
Dengan tenang demi cengkramkan sakit itu
Hingga tak kukatakan aduh lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar